599 Tenaga Kontrak Aceh Dipecat, LMND “Ini Merupakan Persoalan Serius”

Munzir Abe, Ketua Eksekutif Wilayah Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (EW-LMND) Aceh.

Beritakita.co | Terkait pemecatan massal tenaga kontrak di Kantor Sekretariat Daerah (Setda) Aceh setelah kontrak mereka berakhir pada akhir Desember 2018. Eksekutif Wilayah Liga Mahasiswa Nasional Untuk Demokrasi (EW-LMND) Aceh menilai, bahwa Pemerintah Aceh telah menambah jumlah pengangguran di Wilayah tersebut.

Hal itu disampaikan Munzir Abe, selaku Ketua EW-LMND Aceh. “Ini merupakan persoalan serius dalam birokrasi Pemerintahan Aceh, karena dengan jumlah pengangguran terus meningkat, harus ada resolusi yang dikeluarkan pemerintah.” kata Munzir, Selasa (08/01/2019).

Informasi tersebut dibenarkan Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh Rahmat Raden saat dikonfirmasi pada Senin (7/1). “Para tenaga kontrak yang dirumahkan itu sejumlah 599 orang yang bekerja di 9 unit biro Setda Aceh.” kata Rahmat.

Dari apa yang disampaikan Biro Humas dan Protokol Setda Aceh tersebut, kata Munzir, kita dapat menganalisa sangat banyak persoalan yang terjadi di dinamika birokrasi Pemerintahan Aceh.

“Maka kami meminta kepada Pemerintahan Aceh untuk mengangkat 599 tenaga kontrak menjadi PNS”pinta Munzir dengan tegas.

“Tidak ada yang lebih penting tugas pemerintah selain dalam mengupayakan peningkatan kesejahteraan masyarakat.” pungkasnya.

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment