Gubernur Nonaktif Jambi Divonis 6 Tahun Penjara dan Hak Politik Dicabut

Beritakita.co | Masih dalam keadaan berduka karena baru saja ditinggal oleh ayahanda tercinta, Gubernur nonaktif Jambi Zumi Zola di vonis enam tahun penjara dan denda Rp 500 juta subsider tiga bulan penjara, oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

Selanjutnya, supaya hak politiknya dicabut selama lima tahun setelah menjalankan pidana pokok” ujar Majelis Hakim.

Hakim menyatakan Zumi bersalah karena menerima gratifikasi dan memberikan suap terkait pengesahan APBD Provinsi Jambi tahun 2017-2018.

Dalam kasus ini, Zumi melanggar Pasal 12 B dan pasal 5 ayat 1 huruf a Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 juncto Pasal 65 ayat 1 KUHP” jelas Ketua Majelis Sidang, Yanto di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis 06/12/2018.

Terkait gratifikasi, Majelis Hakim menyatakan Zumi terbukti menerima hadiah sebesar Rp 37.477.000.000, USD 173.300, dan SGD 100.000. Jika ditotalkan dalam rupiah sekitar Rp 41 miliar.

Uang tersebut, jelas Hakim, digunakan Zumi untuk keperluan pribadi serta keluarganya. Sedangkan terkait suap, Zumi memberikan uang kepada Pimpinan dan Anggota DPRD yang jumlahnya sekitar Rp16,34. Uang tersebut guna memuluskan pengesahan APBD Provinsi Jambi tahun 2017-2018.

“Dakwaan pertama dan kedua terbukti secara sah,” kata Hakim.

Untuk pertimbangan yang meringankan, Zumi mengakui dan menyesali perbuatannya. Hakim menilai Zumi berlaku sopan selama persidangan, belum pernah dihukum sebelumnya dan telah mengembalikan uang senilai Rp 300 juta.

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment