Bursa Inovasi Dorong Pengembangan dan Pemberdayaan Kampung di Aceh Tengah

Beritakita.co | Program Bursa Inovasi Desa sengaja digagas sebagai upaya untuk mendorong pengembangan dan pemberdayaan kampung (desa) melalui dana desa.

Hal itu disampaikan Bupati Aceh Tengah Shabela Abubakar ketika membuka bursa inovasi kampung bagi aparatur desa di Gedung Olah Seni (GOS) Takengon, Selasa (4/12/2018).

Menurut Shabela, saatnya kampung berlomba berinovasi melalui potensi yang dimiliki di masing-masing kampung, apalagi dana desa yang digulirkan pemerintah pusat sangat besar.

Diketahui Aceh Tengah merupakan daerah wisata dan sebagai wilayah pertanian kebun kopi rakyat. Daerah ini memiliki 295 kampung tersebar di 14 Kecamatan.

Hampir seluruh kampung di daerah berhawa sejuk itu memiliki potensi untuk dikembangkan, bukan saja sektor pertanian namun pariwisatanya.

“Kita ingin setiap kampung di Aceh Tengah berkompetisi berinovasi, minimal satu kampung ada satu produk yang bernilai ekonomis,” pungkas Shabela.

Apa yang diutarakan orang nomor satu di Aceh Tengah itu memungkinkan untuk dilakukan, karena pembiayaannya dapat direncanakan melalui dana desa.

“Kedepan kita mau lihat di Aceh Tengah muncul kampung-kampung wisata, kampung ramah lingkungan, lebih banyak lagi kampung kopi, kampung hortikultura,” tambah dia.

Bagian lain Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (PMK) Aceh Tengah, Drs. Windi Darsa MM mengatakan, bursa inovasi kampung dilakukan untuk medorong aparatur kampung yang lebih inovatif.

“Aparatur kampung diharapkan peka terhadap kebutuhan masyarakat khususnya bidang kewirausahaan dan pengembangan ekonomi desa sesuai potensi yang dimiliki,” ujar Windi dihadapan sejumlah aparatur kampung dari 14 Kecamatan. (Karmiadi )

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment