Bupati Bener Meriah Nonaktif Divonis 3 Tahun Penjara

Beritakita.co | Terkait dengan kasus dugaan suap, Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi menjatuhkan vonis tiga tahun penjara dan denda Rp 100 juta subsider tiga bulan kurungan kepada Bupati nonaktif Bener Meriah, Ahmadi, Senin 03/12/2018.

Dalam kasus ini, Majelis Hakim mengatakan bahwa Ahmadi terbukti memberikan uang sejumlah Rp 1 miliar kepada Gubernur nonaktif Aceh, Irwandi Yusuf terkait penggunaan Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) tahun 2018 untuk Kabupaten Bener Meriah” ujar Ketua Majelis Hakim I Made Sudani.

Ahmadi dinilai melanggar pasal 5 ayat 1 huruf a UU No 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU No 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 64 ayat (1) KUHP.

Selain pidana penjara, Hakim menjatuhkan pidana tambahan berupa pencabutan hak politik terhadap Ahmadi. Hakim mencabut hak politik Ahmadi selama dua tahun setelah selesai menjalani pidana penjara.

“Menjatuhkan hukuman tambahan terhadap terdakwa Ahmadi tersebut berupa pencabutan hak untuk dipilih dalam jabatan publik selama dua tahun terhitung sejak terdakwa selesai menjalani masa pidana pokok,” ujar hakim Sudani.

Dengan vonis tersebut, Ahmadi mengaku masih pikir-pikir sebelum memutuskan untuk mengajukan banding, dan Jaksa Penuntut Umum KPK juga menyatakan pikir-pikir atas vonis itu.

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment