Security Apartemen Berusaha Perkosa WNA Asal Jepang

Beritakita.co | Bukan untuk mengamankan lingkungan tempat bekerja, malah membuat masalah. Seperti yang terjadi di Apartemen Coral Sand Jakarta Selatan pada Kamis, Kamis 29/11/2018 malam.

Security Apartemen Coral Sand Jakarta Selatan, RH (31) diduga melakukan percobaan pemerkosaan dan penganiayaan terhadap wanita asal Jepang berinisial AK (35).

Akibat aksinya tersebut, RH (31) saat ini telah ditahan di Polda Metro Jaya.

“Sudah ditahan dan dilakukan pemeriksaan,” kata Kepala Subdirektorat Remaja Anak dan Wanita Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Polisi Azhar Nugroho.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, tersangka mengaku hendak melakukan upaya kekerasan sekaual terhadap korban dalam kondisi tertidur dan pintu unit terbuka saat patroli di sekitar apartemen.

Sebelumnya, pengacara AK, Rangga Afianto melaporkan komandan sekuriti Apartemen Coral Sand Jakarta Selatan, RH (31) terkait dugaan upaya percobaan pemerkosaan ke Polda Metro Jaya pada Kamis.

Kejadian pada Kamis sekitar pukul 05.00 WIB, Rangga menjelaskan kronologisnya AK sedang tertidur lelap hanya mengenakan pakaian dalam di Lantai 20 Unit 6-A Tower Coral Apartemen Coral Sand Setiabudi Jakarta Selatan.

Saat bersamaan pelaku RH yang bertugas sebagai security apartemen berpatroli melihat pintu unit milik korban terbuka. Kemudian RH masuk ke dalam unit yang melihat korban dalam kondisi tidur hanya mengenakan pakaian dalam.

Rangga mengungkapkan RH langsung menimpa tubuh AK dengan maksud berupaya melakukan kekerasan seksual namun perempuan asal Jepang itu berteriak yang membuat pelaku panik.

Rangga menuturkan pelaku yang menjabat sebagai komandan security apartemen itu mencoba memaksa korban melakukan hubungan intim meskipun dalam kondisi menstruasi.

Rangga menyebutkan, korban AK tinggal sendiri di unit apartemen dan kelupaan mengunci pintu. Saat berupaya diperkosa, Rangga menuturkan korban berusaha melakukan perlawanan terhadap pelaku dan mengunci di dalam unit apartemen.

Tersangka RH dijerat Pasal 285 KUHP tentang tindak pidana pemerkosaan junto Pasal 53 tentang percobaan tindak kejahatan dan Pasal 289 tentang kekerasan dan ancaman, serta Pasal 351 mengenai tindak pidana penganiayaan.

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment