Indonesia Cegah dan Kendalikan Diabetes Melalui Pemberdayaan Masyarakat

Beritakita.co | Indonesia berkomitmen mencegah dan mengendalikan Diabetes melalui pemberdayaan masyarakat. Sebagai bagian dari upaya pencegahan dan pengendalian Penyakit Tidak Menular (PTM), Pemerintah Indonesia telah membentuk Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) PTM, sebagai upaya terdepan pencegahan dan pengendalian PTM.

Hal ini disampaikan Menkes Nila F. Moeloek saat menjadi salah satu Panelis pada Ministerial Conference on Diabetes (MCOD) tanggal 26-27 November 2018 di Singapura.

MCOD diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan Singapura untuk tujuan menempatkan pentingnya manfaat pencegahan dan pengendalian Diabetes dalam agenda global, saling berbagi best practices internasional, pengalaman dan inovasi dalam memodifikasi faktor risiko diabetes serta membangun kapasitas dalam meningkatkan kesehatan masyarakat dan gaya hidup sehat.

Menurut Menkes, upaya efektif untuk mencegah dan mengendalikan diabetes harus difokuskan pada faktor-faktor risiko disertai dengan pemantauan yang teratur dan berkelanjutan dari perkembangan mereka. Delapan puluh persen kasus PTM dapat dicegah dengan mengendalikan faktor risiko umum. Sayangnya, faktor risiko umum PTM di Indonesia masih relatif tinggi, sebesar 33,5% tidak melakukan aktivitas fisik, 95% tidak mengonsumsi buah dan sayuran, dan 33,8% populasi usia diatas 15 tahun merupakan perokok berat.

”Oleh karena itu, perubahan gaya hidup harus dimasukkan dalam intervensi awal untuk komunitas berisiko,” tegas Menkes.

Menkes menambahkan, untuk mencapai keberhasilan upaya pencegahan dan pengendalian Diabetes, diperlukan kerjasama pemangku kepentingan lain diluar sektor kesehatan, baik lintas sektoral di tingkat nasional, kerjasama kawasan (regional) maupun secara global.

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment