KPK Tetapkan 5 Tersangka, Terkait OTT Hakim dan Panitera PN Jaksel

Beritakita.co | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan Iswahyu Widodo (IW) dan 4 orang lainnya sebagai tersangka karena diduga penerimaan hadiah atau janji terkait perkara yang ditangani oleh PN Jaksel tahun 2018.

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata, Rabu (28/11) mengatakan, setelah penyidik melakukan pemeriksaan 1x 24 jam, dilanjutkan gelar perkara, disimpulkan adanya tindak pindana korupsi penerimaan hadiah atau janji oleh PN Jakarta Selatan terkait perkara yang ditangani oleh PN Jaksel tahun 2018. Jadi, KPK meningkatkan status penanganan perkara kepenyidikan dan menetapkan 5 orang menjadi tersangka,” ujarnya.

Keempat orang lainnya yang menjadi tersangka yakni, Hakim PN Jaksel Irwan, Panitera pengganti PN Jaktim Muhammad Ramadhan, Advokat Arif Fitrawan dan dari pihak swasta Martin P Silitonga, yang saat ini Martin sedang dalam penahanan Kejaksaan Negeri Jaksel atas dugaan pelanggaran pidana umum.

BACA JUGA : OTT Hakim dan Panitera PN Jaksel, KPK Amankan Uang Dolar Singapura

Diduga penerimaan uang atau hadiah itu ditujukan kepada majelis hakim yang menangani perkara perdata no 262/Pdt.G/2018/PN Jaksel yang disidangkan di PN Jaksel tahun 2018.

Sebagai pihak penerima, Iswahyudi, Irwan dan Ramadhan disangkakan melanggar pasal 12 huruf c dan/atau pasal 11 UU nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan Tipikor sebagaimana telah diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001 juncto pasal ke 5 ayat (1) ke 1 KUHP.

Sebagai pihak yang diduga memberi, Arif dan Martin disangkakan melanggar pasal 6 ayat (1) dan/atau pasal 13 UU nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan Tipikor sebagaimana telah diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001 juncto pasal ke 5 ayat (1) ke 1 KUHP.

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment