Polisi Ciduk Dua Tersangka Jaringan Pengedar Uang Palsu

Beritakita.co | Dua pelaku pengedar uang palsu berhasil dibekuk tim anti-bandit Unit Reskrim Polsek Karangpilang, Surabaya. Dalam penangkapan itu, polisi berhasil menyita 129 lembar uang palsu pecahan 50 dan 100 ribu rupiah.

Dua tersangka anggota jaringan peredaran uang palsu ini, ditangkap dilokasi berbeda. Mereka (Pelaku) adalah Eko Hadi Susanto (30) warga Krian, Sidoarjo dan Suparman (38) asal Mantub-Lamongan.

Pada awalnya, tim Unit Reskrim Polsek Karangpilang menangkap tersangka Eko, yang membawa uang palsu sebesar Rp 200 ribu disalah satu swalayan di Karangpilang.

Dihadapan polisi, tersangka Eko, mendapat uang palsu tersebut dari tersangka Suparman yang merupakan penjualnya.

Dari keterangan tersangka Eko, polisi-pun melakukan pengejaran dan akhirnya meringkus tersangka Suparman di Terminal Bungurasih.

Kompol Nurijanto, Kapolsek Karang Pilang mengatakan, dari tangan tersangka Suparman, polisi berhasil menyita upal sebanyak 129 lembar pecahan 50 dan 100 ribu rupiah, dengan total nilai Rp 12.900.000.

“Diakuinya, uang palsu tersebut dibeli dari rekannya asal Jember yang kini telah kabur,” kata Kompol Nurijanto.

Tersangka Suparman mengaku bahwa uang palsu itu dibeli Rp 4 juta untuk Rp 10 juta uang palsu. Peredaran uang palsu itu kerap dilakukan di pasar, karena pedagang jarang memeriksa keaslian uang. Jika berhasil diedarkan, maka tersangka mendapat untung sebesar Rp 6 juta.

Akibat perbuatannya, kedua pengedar uang palsu tersebut dijerat pasal 245 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment