Jalan Penghubung Sulit Dilintas, Warga Pedalaman Ranto Selamat Harap Perbaikan

kondisi jalan penghubung antar desa dan kecamatan Ranto Selamat dan kecamatan Birembayeun

Beritakita.co | Musim hujan membuat jalan penghubung antar Desa di Kecamatan Ranto Seulamat rusak parah,  akibatnya petani merugi karena hasil panen tidak bisa dipasarkan.

Kepada media, Senin (12/11/2018) Sulaiman Kepala Desa Aluer Punti mengatakan, kondisi jalan becek dan berlumpur terdapat di sepanjang jalan sehingga kendaraan 4 roda tidak bisa melintas untuk mengeluarkan hasil panen sawit dan karet serta hasil panen tanaman lain.

“Jalan dari Alur Punti ke Desa Simpang Nanas jarak 12 kilometer sama sekali tidak bisa dilintasi roda dua dan roda empat, karena lumpur sepanjang jalan. Dari Alurpunti ke jalan raya Banda Aceh-Medan jaraknya sekitar 25 kilometer.

“Masyarakat saat ini harus melintasi rute Alur Punti Kecamatan Ranto Selamat ke Bukit Seleumak dan Desa Wonosari Kecamatan Birembayeun, untuk belanja logistik dari kota Langsa. Rute ini juga rusak, berlumpur yang hanya dapat dilintasi roda dua karena ada jembatan gantung. Dari Desa Wonosari baru bisa pakai mobil” kata Sulaiman.

“Masyarakat sangat sedih, karena jalan rusak parah semua kegiatan baik pertanian, pendidikan dan kesehatan jadi terhalang. Beberapa waktu lalu warga kami meninggal dunia sakit bersalin dan pendarahan saat menuju rumah sakit, karena jalan rusak. Kami juga telah usulkan dan protes pada pemerintah tetapi tak ditanggapi”kisah Sulaiman.

Sulaiman mengatakan, jalan penghubung antar Desa tak pernah ada perbaikan atau pengerasan jalan, untuk itu masyarakat meminta pemerintah, memperbaiki jalan secapatnya sehingga hasil panen dapat dipasarkan dan aktivitas warga lancar.

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment