Ini Aturan Kampanye Melalui Media Massa yang Harus Diketahui Peserta Pemilu

Beritakita.co | Peserta pemilu dan tim kampanye harus memahami metode kampanye dan waktu yang dibolehkan kampanye. Ketua Bawaslu RI Abhan menegaskan, peserta pemilu belum diperbolehkan untuk kampanye melalui media massa dan rapat umum hingga 24 Maret 2019 mendatang.

Ia menjelaskan, dalam kampanye terdapat istilah citra diri. Citra diri dalam pemilihan legislatif berarti menampilkan logo, gambar, dan nomor urut. Sedangkan citra diri peserta Pemilu Presiden dan Wakil Presiden, yaitu gambar pasangan calon dan nomor urut pasangan calon.

“Kalau hanya logo saja, atau nomor urut saja tidak termasuk citra diri. Kalau misalnya ada iklan di koran, gambar paslon dan ada nomor urut paslon, meskipun tidak ada paparan visi misi, itu termasuk definisi citra diri,” jelas Abhan di Gedung Bawaslu, Kamis (25/10).

Untuk itu, sambung Abhan, peserta Pemilu dilarang menampilkan citra diri melalui media massa cetak, elektronik, dan online. “Karena persoalan kampanye di media massa cetak dan elektronik ini kerap berpotensi terjadinya pelanggaran. Kalau kampanye di media sosial dibolehkan sejak 23 September lalu,” pungkasnya.

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment