170 Guru SD dan Ibtidaiyah Diwisuda SGI

Beritakita.co | Sekolah Guru Indonesia (SGI) yang bergerak dibidang pengembangan tenaga pendidikan wisudakan 170 para guru sekolah dasar dan Ibtidaiyah, Rabu (24/10) di Gedung Serbaguna Pulosarok, Aceh Singkil, Provinsi Aceh.

Asep Ihsanudin, pengelola SGI di Singkil mengatakan, lembaga yang di sponsori Dompet Dhuafa itu, mewisuda angkatan XXVII dan XXX. Kegiatan tersebut dihadiri, Bupati Aceh Singkil Dulmusrid, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Singkil, dan para undangan lainnya.

Asep mengatakan, pendidikan zaman dahulu dengan sekarang sungguh jauh berbeda sekali, seperti anak-anak sekarang saja tanpa kita ajari sudah pandai memainkan Gatget, dan PC,” ujarnya.

“Mari bahu membahu, mencerdaskan anak bangsa saat ini untuk menghadapi era milenial karena pendidikan zaman orang tua kita, dengan sekarang ini jauh berbeda,” tuturnya.

Namun, kata Asep, sepanjang abad dari dulu hingga zaman milenial saat ini, ada satu hal yang tidak berubah peran guru mengajar anak didiknya, yakni pendidikan Karakter, Akhlaq dan Keimanan.

“Pola pendidikan Karakter, Keimanan, Akhlaq, itu tidak akan berubah sampai akhir zaman. dan mudah-mudahan bisa selalu terlaksana,” tukasnya.

Bupati Aceh Singkil Dulmusrid dalam momen itu mengatakan, sangat mengapresiasi sinergi SGI untuk turut andil memberdayakan para guru pendidik di Aceh Singkil.

Ia mengujarkan, peran guru sungguh tiada tara, selain tanggung jawab kepada manusia juga tanggung jawab kepada Allah SWT.

“Selamat menjadi guru yang terbaik di Aceh Singkil, bekerja itu harus yakin dan percaya, sebab guru adalah tanggung jawab modal bangsa dan negara,”tuturnya.

Sementara itu, ketua panitia penyelenggara SGI Ervan Jaya kepada wartawan mengatakan, 170 wisudawan dan wisudawati yang dilantik terdiri dari guru SD, SMP dan Ibtidaiyah yang tersebar disejumlah Kecamatan Aceh Singkil.

“Guru-guru yang disekolahkan oleh SGI sebelum kuliah ada memang dilakukan beberapa uji tahapan yang dilalui, yang dimulai dari pembukaan, hingga pengukuhan aktivis,”ungkapnya.

Harapannya kepada guru-guru yang diwisuda agar kelulusannya ini bukan akhir, tapi awal, mengembangkan potensinya dalam menempah karakter anak bangsa.

Kontributor Aceh Singkil : Khairuman

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment