Terkait Pembakaran Bendera, MUI Imbau Semua Pihak Agar Menahan Diri

Beritakita.co | Pasca pembakaran bendera bertuliskan “Laa ilaaha Illlalla” oleh Banser. Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Zainut Tauhid Sa’adi meminta semua pihak agar menahan diri dan tidak terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin mengadu domba.

“Pembakaran bendera yang bertuliskan kalimat tauhid yang mirip bendera ormas Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) oleh anggota Banser tidak perlu dibesar-besarkan dan dijadikan polemik, karena hal tersebut dapat menimbulkan kesalahpahaman dan memicu gesekan,” kata Zainut.

Selanjutnya, Zainut mengatakan, Ketua Umum GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas sudah memberikan penjelasan alasan pembakaran bendera yang bertuliskan kalimat tauhid oleh anggotanya karena semata untuk menghormati dan menjaga agar tidak terinjak-injak atau terbuang ditempat yang tidak semestinya.

Menurutnya, hal itu sama dengan perlakuan ketika menemukan potongan sobekan mushaf Alquran yang dianjurkan untuk dibakar jika tidak dapat menjaga atau menyimpannya dengan baik.

Karena itulah, ia meminta agar hal tersebut tidak perlu dipermasalahkan, apalagi ditanggapi secara emosional dengan menggunakan kata-kata yang kasar seperti melaknat, mengatakan biadab dan menuduh seperti PKI.

“Untuk hal tersebut kami mengimbau kepada semua pihak untuk meningkatkan kewaspadaan dan tetap menjaga persaudaraan, agar terhindar dari fitnah dan perpecahan,” ujar Zainut.

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment