Empat Kabupaten Serumpun Ikut Meriahkan Pacuan Kuda Buntul Nege

Beritakita.co | Bupati Gayo Lues H. Muhammad Amru membuka acara pacuan kuda tradisional di Kabupaten Gayo Lues dari empat (4) kabupaten serumpun, sebanyak 213 ekor kuda yang ikut di pertandingkan di stadion pacuan kuda Buntul Nege, Kecamatan Kota Panjang, Kabupaten Gayo Lues, Senin 15/10/2018.

Menurut Bupati, pacuan kuda dari empat kabupaten serumpun itu sudah menjadi bagian kesenian tradisional. ” Dahulunya para pemilik kuda semuanya dari kalangan masyarakat dan kuda-nya dihadirkan dari kampung-kampung. Namun, karena perubahan zaman pada saat ini kuda-kuda-nya sudah dihadirkan dari luar negeri”ujarnya.

Kemudian Wakil Bupati Aceh Tengah Pirdaus menjelaskan, pada kesempatan tahun ini Kabupaten Aceh Tengah menghadirkan 64 ekor kuda yang ikut di pertandingkan, semoga ikatan ampat kabupaten serumpun ini semakin kuat di wilayah tengah ini”jelasnya.

Diantara empat kabupaten serumpun yang sudah menghadirkan kuda-kuda yang handal. Untuk Kabupaten Gayo Lues sendiri 71 ekor kuda, Kabupaten Bener Meriah 75 ekor kuda, Kabupaten Aceh Tengah 64 ekor kuda dan Kabupaten Aceh Tenggara 3 ekor kuda.

Di hari yang pertama akan di perlombakan sebanyak 16 race yaitu sebanyak 64 ekor kuda yang diikuti oleh kuda kelas E dan F muda. Seperti halnya yang dikatakan Kepala Dinas Pariwisata Gayo Lues, Syafruddin, Ssos selaku penyelenggara acara pacuan kuda ampat serumpun itu menurutnya untuk dihari pertama ini akan ada 16 race, 1 race-nya akan diikuti 4 sampai 5 kuda saja.

“Dari 4 kuda yang dilepas akan memasuki ke babak selanjutnya yang juara 1 dan 2 saja dan yang juara 3, 4 atau 5 akan gugur,” kata Syafruddin, di Stadion Pacuan Kuda Buntul Nege.

Sebanyak 64 kuda yang berpacu hari ini diikuti oleh Kabupaten Aceh Tengah, Bener Meriah, dan Gayo Lues. “Aceh Tengah 21 kuda, Bener Meriah 22 kuda, Gayo Lues 21 kuda,” ulasnya.

Untuk Aceh Tenggara dipastikan akan berlaga besok, sebab kuda yang dibawa hanya 3 ekor di kelas D muda dan tua serta kuda E tua.

“Kita harus memberi support untuk Aceh Tenggara, sebab mereka akan kita ikut sertakan setiap pergelaran pacuan kuda, dan semoga Pemkab setempat mendukung kuda dari Aceh Tenggara,” tuturnya Syafruddin.

Kontributor Gayo Lues : Rauf Ariga

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment