ADG 571 Desa Macet, APDESI Menilai Perlu Dilakukan Investigasi

Muksalmina, Ketua APDESI Aceh

Beritakita.co | Terkait dengan adanya pernyataan Kepala DPMG Aceh beberapa waktu lalu yang menyatakan masih terdapat 571 Gampong yang belum menarik Dana Desa tahun 2018, Apdesi meminta agar dilakukan investigasi terlebih dahulu sehingga kepala desa tidak disalahkan secara sepihak.

“Kami meminta kepada Pemerintah Aceh melalui DPMG untuk menelusuri kembali penyebab utamanya, sehingga dapat dipastikan secara kongkret apakah ini dampak kelalaian pemerintahan Desa, Geuchik atau Pemerintah Supra desa (Kabupaten/Kota) seperti beberapa kejadian di tahun sebelumnya di beberapa desa lintas kabupaten,” Kata Ketua APDESI Aceh Muksalmina.

Ia juga menuturkan, DPMG harus menyampaikan kepada publik hasil investigasinya, sehingga tidak menimbulkan salah persepsi, seolah hanya Geuchik yang bertanggung jawab terkait tertundanya pencairan APBG yang didalamnya termasuk Dana Desa.

“Perlu diketahui oleh publik, selama ini kendala pencairan Dana Desa sebagai suatu kesatuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Gampong (APBG), juga dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya, keterlambatan regulasi dari Kabupaten yang berkaitan dengan Pagu Indikatif Gampong dan pengelolaan keuangan,” Sebutnya.

Selain itu, kata Muksalmina, tidak singkronnya kerjasama antara pemerintah Gampong dengan Tuha Peut Gampong (TPG) sehingga terjadi penundaan pengesahan APBG, kemudian tidak transparannya pengelolaan APBG oleh Pemerintah Gampong yang berimbas pada ketidak stabilan dan munculnya kekacauan dalam masyarakat, berakibat pada penundaan Pengesahan APBG.

Selain itu juga masih minimnya sosialisasi perubahan regulasi kepada masyarakat yang dilakukan oleh pemerintah Kabupaten/Kota, yang berdampak pada proses pengelolaan keuangan Gampong oleh TPPKG dengan pemahaman masyarakat dan berdampak pada proses penyusunan LPJ.

“Apdesi mengharapakan kepada semua pihak untuk tidak hanya menyalahkan Geuchik secara sepihak, sebelum melakukan investagasi, sehingga terkesan Geuchik selalu menjadi tersangka ketika terjadi hal-hal yang tidak menguntungkan bagi Gampong, sedangkan hal-hal positif yang diperankan oleh Geuchik sangat jarang mendapatkan apresiasi dan penghargaan,” Ujarnya yang turut didampingi oleh Sekretaris Apdesi Saiful Isky, Sabtu (13/10/2018).

Muksalmina juga meminta kepada seluruh Pemerintah Gampong di Aceh yang menjadi anggota APDESI untuk selalu menjaga komunikasi, sharing dan silaturahmi dengan Pengurus Assosiasi disetiap tingkatan, sehingga apapun persoalan dan tantangan yang terjadi dilapangan dapat didiskusikan dan dibicarakan solusi bersama guna tercapainya Gampong mandiri secara ekonomi dan berdaulat secara politik.

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment