Imunisasi Campak Rubella Diperpanjang Hingga 31 Oktober 2018

Beritakita.co | Imunisasi Campak dan Measles Rubella (MR) yang di perpanjang hingga 31 Oktober 2018. Kegiatan tersebut juga di dampingi Organisasi Unicef.

Masri Aulia dari Unicef yang bertugas di wilayah Aceh – Sumut bagian Konsultan MR kepada wartawan Selasa (9/10) di Singkil mengatakan, pihaknya akan mendampingi pihak Dinas Kesehatan Aceh Singkil melaksanakan imunisasi campak dan MR karena Aceh masih tergolong rendah masyarakatnya yang mau menerima anaknya di imunisasi.

“Peran pihak kami Unicef mendampingi petugas Dinas Kesehatan untuk meyakinkan masyarakat secara edukasi dan Advokasi,”ujarnya.

Selama pelaksanaan Imunisasi Campak dan MR di perpanjang hingga 31 Oktober untuk mencapai target 95 persen khususnya anak-anak usia 9 bulan hingga 15 tahun.

Aulia menuturkan, sebagian Provinsi belum memenuhi target tersebut dalam pelaksanaan program nasional, padahal Aceh itu paling kecil pencapaiannya, yakni dibawah 10 persen.

Jadi, terangnya, target berhasilnya pelaksanaan Imunisasi Campak dan MR tercapai 95 persen, maka mata rantai penularannya akan terhenti. “Artinya, potensi penularan MR ke orang hamil, dewasa dan orang lanjut usia itu akan jauh sekali berkurang,”sebutnya.

Aulia juga mengakui Aceh Singkil termasuk yang paling tinggi capaiannya dari wilayah Aceh lain dalam pelaksanaan Imunisasi Campak dan MR, yakni sekitar 30 persen.

Ia berharap media bisa menjadi solusi selaku partner pemerintah dalam mempublikasikan program nasional ini, karena bila program ini tidak tercapai ancamannya wabah.

“Masyarakat tidak usah resah lagi, serum untuk Imunisasi Campak dan MR baik untuk bayi dan anak-anak bahkan orang dewasa dan orang tua,” ujarnya.

Kemudian, sambungnya terkait Fatwa MUI nomor 33 menyatakan bahwa Vaksin Campak dan MR itu Mubah.

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment