Jalan Penghubung Singkil – Aceh Selatan Masih Lumpuh

Beritakita.co | Jalan penghubung antar Kabupaten Aceh Singkil dengan Kabupaten Aceh Selatan, Provinsi Aceh yang longsor sepekan terakhir, masih belum bisa dilintasi kecuali kendaraan roda dua.

Camat Kuala Baru, Kabupaten Aceh Singkil Syam’un melalui telepon kepada wartawan Sabtu (6/10) di Singkil mengatakan jalan penghubung antar Kabupaten tepatnya Jembatan Ujung Pasi Suak Bugak, Kecamatan Trumon Aceh Selatan yang putus sepanjang 20 Meter beberapa hari lalu sudah bisa di lintasi kendaraan, namun hanya bisa dilintasi pengguna jalan roda dua.

“Jembatan sudah dikerjakan dua hari terakhir dari hasil Swadaya masyarakat bersama pihak kecamatan setempat, dan Alhamdulillah kendaraan roda dua sudah bisa melintas dengan aman, dan saya sangat berterima kasih kepada masyarakat Kuala Baru,” katanya.

Jembatan darurat itu dibuat dengan menggunakan bahan dari kayu papan di susun selebar satu meter, sehingga untuk roda empat tidak bisa melintas.

“Jembatan sepanjang 20 meter itu, untuk kendaraan roda dua, untuk lebih besar tidak ada dananya, kita masih terus mengupayakan bagaimana cara agar bisa dilintasi kendaraan roda empat, saya sudah berkoordinasi dengan pihak pemerintah Aceh Selatan,” Katanya.

Mantan Kepala SMK Perikanan itu juga menyebutkan, roda perekonomian masyarakat terhambat dalam proses suplai kebutuhan pangan. Diperkirakan ada sebanyak sepuluh unit mobil pedagang yang hendak ke Kecamatan Kuala Baru untuk berjualan terpaksa balik arah, sebab jembatan Ujung Pasi Suak Bugak masih belum bisa dilintasi roda empat.

“Pedagang mingguan tersebut berasal dari Kabupaten Aceh Selatan dan Pemko Subulussalam ingin berjualan kebutuhan pokok dan lainnya, di pasar tradisional setiap hari Jumat, lapak pasar Mingguan di Kecamatan Kuala Baru,” katanya.

Jembatan itu, ungkapnya, sangat penting dan bermanfaat demi penopang peningkatan ekonomi masyarakat, dan ini akan terus diupayakan agar kendaraan lainnya melintasi jembatan itu.

“Saya sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Aceh Selatan, karena status jembatan itu berada dikawasan mereka, kita meminta untuk dibantu demi keperluan masyarakat, Alhamdulillah mereka bersedia membantu, semoga dapat telaksana dengan cepat,” katanya.

Dilokasi itu sebelumnya dihubungkan Jembatan Gorong-gorong (box culvert) untuk melewati anak sungai kecil, namun ketika curah hujan tiga hari terakhir mengguyur Aceh Singkil, mengakibatkan debit air menjadi banjir yang menghempas box dan badan jalan hingga mencapai 20 meter.

Rusaknya badan jalan ini mengakibatkan kebutuhan bahan pokok yang disuplai melalui jalan darat ini menjadi terhenti. Begitu juga aktivitas kendaraan darat dari Aceh Singkil melalui Aceh Selatan, dan kegiatan dagang lainnya melalui jalur darat dipastikan lumpuh total.

Sementara alternatif transportasi Kecamatan Kuala Baru lainnya hanya melalui Banda Sampik, salah satu anak Sungai Singkil menuju Kecamatan Singkil dan menuju Aceh Selatan, melintasi Pemko Subulussalam yang jarak tempuhnya tergolong jauh.

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment