Dewan Kritik Mutasi Eselon II Pemerintahan Singkil yang Terkesan Lamban

Beritakita.co | Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Aceh Singkil mengkritik Pemerintahan Dumusrid – Sazali terkesan lamban dalam melakukan proses mutasi eselon II sehingga selogan “Perubahan” yang dielu-elukan belum menunjukkan kearah yang lebih baik.

“Misi pembenahan birokrasi di tahun pertama kepemimpinan Bupati Dulmusrid – Sazali dinilai belum terlaksana, malah 2 kali mutasi Pejabat Eselon dinilai terkesan syarat kepentingan pribadi maupun golongan,” ungkap Azmi Komisi III DPRK Aceh Singkil dalam acara Paripurna terkait Pandangan DPRK Aceh Singkil tentang LKPJ tahun anggaran 2017, Selasa 02/10/2018 di aula setempat.

“Mutasi hasilnya masih sama seperti sebelum-sebelumnya, hanya eselon III dan IV tidak sesuai yang diharapkan. Itu hanya syarat kepentingan pribadi dan golongan,” kata Azmi dihadapan Bupati dalam sidang yang dipimpin Yulihardin yang dihadiri bersama belasan anggota dewan lainnya.

Hal senada juga disampaikan Politisi Partai Hanura, Lesdin Tumangger dalam Pandangan Umumnya, menyebutkan mutasi yang dilakukan tidak profesional, meski disebutkan telah berdasarkan keputusan Baperjakat.

Disebutkannya, ada aspirasi masyarakat yang mempertanyakan terkait mutasi Kepala Puskesmas di Pulau Banyak Barat (PBB) yang dipindahkan ke Puskesmas Singkil. Ironisnya, jabatan Kepala Puskesmas tersebut saat ini dijabat oleh PNS yang masih berstatus 80 persen.

Sesuai janji kampanye Bupati Dulmusrid-Sazali, dalam 100 hari kerja akan menyelesaikan konflik izin rumah ibadah di Aceh Singkil. Namun sampai saat ini Bupati dan Wakil belum mengambil sikap untuk penyelesaian rumah ibadah sesuai dengan peraturan dan UU yang berlaku untuk menjalin kerukunan umat beragama”ucap Lesdin yang juga menyinggung Pajak Galian C PT. Delima Makmur yang belum terpenuhi.

Sementara itu terkait disiplin ASN, Fakhrudin Pardosi menyoroti kinerja Sekretaris Dewan (Sekwan) rangkap jabatan yang posisinya sebagai Sekwan dan sedang menjalani Diklat Pim Tingkat 2, sehingga mengganggu tugas fungsinya sebagai Plt Kepala Inspektorat.

Politisi Partai PKPI ini meminta agar Bupati Aceh Singkil dapat menempatkan pegawai dalam jabatannya sesuai kemampuan yang dimilikinya. “Dewan siap untuk merekomendasi pegawai yang tidak mampu bekerja sesuai jabatannya,” tegas Fakhrudin.

Kontributor Aceh Singkil : Khairuman

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment