Bawaslu Larang Parpol Catut Logo Partai dan Nomor Urut Saat Berikan Bantuan ke Korban Gempa

Beritakita.co | Terkait untuk menyalurkan bantuan kepada para korban gempa dan tsunami di Kota Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah. Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, Fritz Edward Siregar menjelaskan mekanisme bagi para partai politik saat memberikan bantuan tersebut.

Fritz mengatakan, Bawaslu melarang penggunaan logo partai saat memberikan bantuan, dan juga ia meminta agar para pejabat negara atau daerah tidak menggunakan nomor urut parpol serta ajakan untuk memilih.

“Yang sering diputar dan dipelintir saat kasih bantuan itu muncul ajakan dan logo partai. Oleh karena itu, kami harap setiap ASN dan pejabat negara yang ingin kasih bantuan itu tidak menggunakan logo partai dan nomor urut dan statemen untuk memilih,” tutur Fritz, Sabtu 29/09/2018.

Fritz juga menambahkan, larangan itu berdasarkan undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. Ia mengungkapkan, yang terbukti melakukan hal itu bisa dikenai sanksi melanggar Pasal 282 dan 283 UU Pemilu. “Karena proses pemberian materi itu bisa kena Pasal 282 dan 283 yang bisa merugikan peserta Pemilu,” ucapnya.

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment