Dinas Perikanan Singkil Sosialisasikan Kartu “Kusuka” Untuk Nelayan

Beritakita.co | Dinas Perikanan Kabupaten Aceh Singkil Sosialisasi (memperkenalkan) Kartu Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan (Kusuka) untuk Nelayan sebagai identitas tunggal pelaku usaha kelautan dan perikanan.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Aceh Singkil, Ir. Ismet Taufik, Rabu (26/9) mengatakan, kegiatan sosialisasi tersebut digelar disalah satu Desa Gosong Telaga Selatan, Kecamatan Singkil Utara, Aceh Singkil.

“Kegiatan Sosialisasi ini adalah kali kedua dilaksanakan yang sebelumnya dilaksanakan di Desa Kuala Baru Sungai, Kecamatan Kuala Baru, Aceh Singkil,” ujarnya.

Selanjutnya, tutur Ismet, sosialisasi akan terus berlanjut ke Desa-Desa lainnya di lima Kecamatan Pesisir.

Ini merupakan Program Nasional dari Menteri Kelautan dan Perikanan untuk tiap-tiap wilayah Kabupaten/Kota. “Untuk wilayah Aceh Singkil khusus 5 Kecamatan dibahagian pesisir, yakni Kecamatan Singkil, Singkil Utara, Kuala Baru, Pulau Banyak dan Pulau Banyak Barat,”ungkapnya.

Kartu tersebut diberlakukan diseluruh Indonesia selama menjadi pelaku usaha kelautan dan perikanan yang diperpanjang setiap 5 tahun sekali.

Dasar hukumnya peraturan MKP No. 39/Permen-KP/2017 tentang kartu pelaku usaha dan perikanan yang berlaku sejak tanggal 5 September 2017 yang terdiri dari 10 Bab.

Bentuk kartu “Kusuka” memuat informasi terkait pelaku usaha berupa NIK, Nama, Alamat, masa berlaku, Profesi utama dan kode Quick Response(QR).

Para pelaku usaha yang berhak memiliki kartu Kusuka diantaranya, Petambak Garam, Nelayan, Pembudidaya Ikan, Pengolah Ikan, Pemasar Perikanan, Pemasar antar Pelabuhan.

Kemudian ketentuan lain kartu Kusuka adalah, permohonan penerbitan, perubahan sampai dengan penerimaan “Kusuka” tidak dikenai biaya, masa berlaku Kusuka adalah 5 tahun dan dapat diperpanjang, bagi yang telah memiliki kartu Nelayan, akan tetap berlaku sampai masa berlakunya habis.

Selanjutnya, surat edaran untuk mengatur masa peralihan kartu nelayan, dan bagi yang telah memiliki Aqua Card akan berakhir setelah 1 tahun Permen KP nomor 39/2017 terbit.

“Kemudian terkait Kartu Nelayan dengan Kartu Kusuka tidak ada perbedaan, tetap diberlakukan untuk Nelayan hanya saja pengguna kartu Kusuka diperbolehkan untuk pelaku usaha/jasa di bidang perikanan,”jelasnya.

Kedepan, sambungnya, kartu Kusuka diberlakukan untuk Nelayan dan pelaku usaha Perikanan sebagai pengganti kartu Nelayan.

Kontributor Aceh Singkil : Khairuman

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment