Diduga Musda DPD II KNPI Aceh Timur yang Ke-XIII Syarat Rekayasa

Muhjidan, Ketua Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC-PMII) Aceh Timur.

Beritakita.co | Musyawarah Daerah (Musda) DPD II Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Aceh Timur ke-III tahun 2018, yang berlangsung di gedung serbaguna Pendopo Idi Rayeuk, pada Minggu, 23/09/2018. Diduga dalam pemilihan ketua baru KNPI Aceh Timur itu banyak kecurangan dengan melakukan rekayasa surat rekomendasi dari Pengurus Kecamatan (PK) KNPI dan Organisasi Kepemudaan (OKP) untuk dapat memberikan dukungan kepada Yusnil Amri maju sebagai ketua, dan saat ini Yusnil dinyatakan sudah terpilih secara aklamasi.

Hal itu disampaikan oleh salah satu Ketua OKP, dari Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC-PMII) Kabupaten Aceh Timur, Muhjidan menjelaskan bahwa, syarat untuk mencalonkan diri sebagai Ketua harus mendapatkan dukungan dari tiga (3) PK dan enam (6) OKP yang aktif serta dilengkapi dengan surat rekomendasi dukungan secara resmi.

“Saat acara Musda berlangsung, mereka tidak pernah menunjukkan persyaratan tersebut kepada forum, kami juga tidak tahu PK dan OKP mana yang memberi dukungan kepada saudara Yusnil”katanya kepada Beritakita.co, pada Minggu malam (23/09).

Muhjidan juga mengatakan bahwa surat rekomendasi tersebut diduga diberikan secara personal, bukan secara kelembagaan, sehingga ia curiga ada rekayasa dalam memenuhi persyaratan pencalonan tersebut.

“Kami curiga surat rekomendasi dari OKP dan PK hanya ketua yang tandatangani, bukan secara kelembagaan. Kalau begitu bisa saja masing-masing Ketua PK dan OKP hendak menjalankan misi pribadinya.” tutur Muhjidan.

Sementara itu, Ketua Steering Committee (SC) atau Ketua Panitia Pengarah dalam Musda DPD II ke-XIII KNPI Aceh Timur, M. Ridwan, S.Pd.I mengatakan bahwa menurutnya tidak ada rekayasa dalam acara pemilihan Ketua baru tersebut, karena sudah terpenuhi semua persyaratan yang telah disepakati.

“Tidak ada rekayasa, karena dalam persyaratan mencalonkan diri sebagai ketua harus mendapatkan Rekomendasi dari  tiga (3) Pengurus Kecamatan (PK) KNPI dan enam (6) Organisasi Kepemudaan, dan itu sudah terpenuhi,” ujarnya.

Adapun PK yang merekomendasi Yusnil Amri sebagai ketua yakni : PK Idi Tunoeng, PK Idi Timur, serta PK Darul Aman dan untuk SK ketiganya masih aktif. Sedangkan dari OKP yakni: Wira Karya Indonesia (WKI), Generasi Muda Persatuan, Pemuda Muslim Indonesia, Pemuda Bulan Bintang (PBB), Mapancas, Am. MDI, GAKARI dan beberapa OKP lainnya.

Kemudian awak media Beritakita.co meminta kepada M. Ridwan untuk melihat agar bisa memastikan apakah SK PK dan SK OKP yang disebutkannya itu masih aktif atau tidak, dan semuanya terbukti masih aktif. Namun untuk surat Rekomendasi yang dikeluarkan oleh para pengusung tersebut memang tidak ada yang di stempel satupun, termasuk Rekomendasi dari PK yang disebutkan itu.

“Tidak masalah itu, karena ada juga beberapa peserta Musda yang tidak memberikan foto copy SK kepada kami padahal sudah beberapa kali diminta namun tidak kita permasalahkan. Dan itu hanya sebagai syarat administrasi untuk saya yang perlu, namun tidak dikasih ya tidak apa-apa, karena semuanya itu sudah disepakati dalam RAPIMDA kemarin agar saling bekerjasama,” jelas Ridwan menggunakan Bahasa Daerahnya.

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment