EK-LMND Aceh Timur Minta Polda Aceh Tangkap Pimpinan PT. Medan Smart

Beritakita.co | Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (National Student League For Democracy), Eksekutif Kabupaten Aceh Timur (EK-LMND) meminta aktivitas Galian C yang sudah beroperasi bertahun-tahun di Kecamatan Serbajadi (Lokop), Kabupaten Aceh Timur seluruhnya harus dihentikan. Pasalnya, Galian C yang lokasinya disekitar pegunungan hutan lindung tersebut diduga tidak mengantongi izin operasi.

Sekretaris EK-LMND Aceh Timur, Zulkifli kepada media ini mengatakan bahwa, sebagaimana diketahui bahwa Negara mempunyai hak menguasai atas bumi, air dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya termasuk tambang. Berdasarkan hal tersebut, menurutnya, setiap orang yang akan melakukan pertambangan aturan mainnya wajib meminta izin terlebih dahulu dari Negara/Pemerintah.

“Menurut informasi yang kami peroleh, PT. Medan Smart memang belum mendapatkan izin untuk kegiatan Galian C, meskipun mereka sudah lama bekerja,” ujar aktivis Mahasiswa itu, Jumat 22/09/2018.

Apabila terjadi kegiatan penambangan pelakunya terbukti tidak memiliki izin, maka perbuatannya merupakan tindak pidana yang diatur dalam Pasal 158 UU No. 4 tahun 2009 tentang Pertambangan [4] yang berbunyi, “Setiap orang yang melakukan usaha penambangan tanpa IUP, IPR atau IUPK sebagaimana dimaksud dalam Pasal 37, Pasal 40 ayat (3), Pasal 48, Pasal 67 ayat (1), Pasal 74 ayat (1) atau (5) dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp 10.000.000.000,00 (sepuluh miliar rupiah)”.

Akibat dari aktivitas Galian C tersebut, bisa merusak ekosistem alam yang berakibat fatal, karena diduga lokasinya itu termasuk bagian kawasan Leuser. Selain itu, dampak buruk bagi masyarakat sekitar adalah rusaknya jalan lintas Gampong Besar ke Lokop, serta abrasi pada persawahan warga disekitar lokasi.

“Jadi menurut kami, beroperasinya Galian C yang dilakukan PT. Medan Smart tanpa mengantongi izin sudah termasuk tindak pidana, walaupun saat ini mereka berdalih kembali ke lokasi yang lama, padahal lokasi tersebut juga tidak memiliki izin, jadi kami berharap kepada Polda Aceh segera tangkap Pimpinan PT. Medan Smart atau kami akan turun ke jalan untuk hentikan aktivitas mereka.” tandasnya.

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment