Siap Membawa Perubahan, Tokoh Muda Pidie Maju ke DPRA

Beritakita.co | Salah seorang tokoh muda M Nurhadi alias D Pon, mengaku tidak pernah berpikir untuk ikut mencalonkan diri sebagai calon legislatif Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA). Akan tetapi, ia kemudian berani memutuskan terjun dalam pentas politik karena untuk sebuah tujuan.

“Ada rasa kegelisahan saya sebagai masyarakat yang mempunyai tanggungjawab, baik kepada agama, masyarakat dan bangsa negara. Jadi, itulah alasan utama saya akhirnya ikut (maju sebagai Caleg),” kata M Nurhadi kepada Beritakita.co, Selasa 14/08/2018.

M Nurhadi sebagai putra daerah Pidie, Aceh ini kerap diliputi perasaan gelisah saat mengetahui berbagai persoalan di daerahnya yang merugikan masyarakat terus bergulir tanpa menemukan solusi untuk memperbaiki masalah tersebut.

“Mungkin karena kepedulian saya yang akhirnya membangkitkan saya untuk ingin menjadi bagian didalam parlemen agar bisa memperjuangkan hak mereka (masyarakat),” kata M Nurhadi.

Masyarakat Pidie dan Pidie Jaya, Aceh sangat mendambakan sosok muda yang dapat diandalkan di Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) untuk membawa perubahan di daerah tersebut”paparnya.

M Nurhadi pun berharap keinginannya untuk memberi pelayanan terhadap masyarakat mendapat respon dan kepercayaan yang baik. “Mudah-mudahan kontribusi yang akan saya berikan pada negara kalau masyarakat meyakini dan mempercayakan saya duduk di DPRA pasti akan bermanfaat,” harapnya.

Selanjutnya, kata M Nurhadi, saat ini di daerahnya kepedulian pemerintah bahkan anggota dewan yang sudah duduk di DPRA masih tidak sesuai dengan yang diharapkan masyarakat. Pasalnya, banyak bantuan yang mengalir tidak langsung dirasakan oleh penerima manfaat.

“Sebagai contoh, masih banyak insfrastruktur yang belum tertanggulangi dengan baik. Seperti dari sektor irigasi pertanian, pengembangan perkebunan,” tuturnya.

“Jika dirinya nanti duduk di DPRA, ia akan mendampingi masyarakat dalam bersinergi dengan pemerintah agar mengimplementasikan program-program yang menjadi kebutuhan masyarakat”imbuhnya.

Menurut M Nurhadi, “Saat ini masyarakat masih banyak membutuhkan peningkatan ekonomi kreatif yang mandiri serta berkelanjutan. Selain itu, dibutuhkan lobi dengan instansi terkait dalam menekan perencanaan, penganggaran dan pengawasan,” tutur tokoh mudah ini, yang juga pernah bergabung dengan lembaga kemanusiaan asing What A Relief pada 2015 lalu.

Salah satu tokoh masyarakat Pidie, Johan Akmal yang akrab disapa Akmal mengatakan, pada pemilihan calon legislatif yang akan dilaksanakan pada 2019 mendatang, sebagian besar warga sangat memimpikan adanya kaum muda yang memperjuangkan aspirasi masyarakat” tuturnya kepada Beritakita.co, Selasa (14/08) di Banda Aceh.

“Regenerasi perwakilan masyarakat dari kaum muda menjadi suatu kebutuhan dalam melanjutkan dan memperjuangkan aspirasi masyarakat melalui parlemen di Aceh. Oleh kerena itu, diharapkan agar tampil seorang sosok anak muda sebagai perwakilan masyarakat di masa depan,” katanya.

Menurutnya, sosok muda tersebut merujuk pada M Nurhadi alias D Pon, merupakan kelahiran 20-04-1990 lalu yang sudah ditetapkan sebagai Daftar Calon Tetap (DCT) oleh Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh untuk dapil 2 Pidie dan Pidie Jaya nomor urut 2.

Akmal juga menjelaskan, bahwa alumni SMA Negeri 2 Sigli itu telah berpengalaman dalam hal organisasi kepemudaan dan aktif sebagai pengurus Partai SIRA dan menjabat sebagai Wakil Bendahara Umum (Wabendum).

Dimana, M Nurhadi disebut sering terlibat dalam sejumlah kegiatan kemasyarakatan di Kabupaten Pidie, Aceh. Mulai dari menggerakkan anak muda dalam beragam aktivitas.

“M Nurhadi ini anak muda bersahaja, ia pandai bergaul dengan semua kalangan. Energik dan paham pola serta cara menjalankan roda organisasi,” ulas Johan Akmal.

“Kami warga Pidie dan Pidie Jaya menaruh harapan besar pada M Nurhadi guna melanjutkan aspirasi masyarakat di dua Kabupaten ini,” harapnya.

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment