Ketahui Penyebab Asam Urat di Usia Muda

Beritakita.co | Asam urat merupakan penyakit yang kerap menyerang orang tua. Namun, jangan salah, kini mulai mengincar usia muda. Tak sedikit mereka yang sudah berusia di akhir 30-an mengeluhkan asam urat.

Penyakit asam urat atau gout merupakan penyakit kronis akibat gangguan metabolisme, sehingga kadar asam urat cenderung berlebihan di dalam tubuh. Nah, asam urat yang berlebihan bisa membentuk kristal monosodium urat dan menumpuk pada jaringan tubuh terutama sendi.

Biasanya, penumpukan kristal tersebut terjadi di sekitar persedian jari tangan maupun kaki, atau bagian tubuh lain seperti lutut, dan pergelangan tangan.

Pada tahap awal, penyakit asam urat biasanya tidak memberikan gejala yang spesifik. Lama-kelamaan, penumpukkan kristal yang semakin menjadi-jadi akan menyebabkan keluhan berupa nyeri hebat pada sendi dan jaringan di sekitarnya.

Asam urat tak terjadi dengan sendirinya. Ini karena penyakit tersebut turut dipengaruhi oleh faktor-faktor berikut ini:

  • Jenis kelamin

Asam urat lebih sering terjadi pada pria. Namun, setelah wanita mencapai usia menopause, wanita lebih berisiko untuk mengalami penyakit tersebut.

  • Riwayat keluarga

Penyakit asam urat dapat diwariskan. Ini berarti, risiko Anda untuk mengalami penyakit asam urat dapat meningkat berlipat ganda bila ada salah satu anggota keluarga yang juga mengalami penyakit tersebut.

  • Diet

Risiko asam urat bisa menjadi lebih tinggi bila Anda hobi mengonsumsi makanan yang tinggi purin, seperti daging, seafood, jeroan, kacang-kacangan, termasuk minuman beralkohol atau yang mengandung pemanis (fruktosa).

  • Berat badan berlebih

Kelebihan berat badan atau obesitas membuat tubuh memproduksi lebih banyak asam urat. Peristiwa ini menyebabkan ginjal untuk membuang asam urat tersebut, sehingga kadarnya berlebihan di dalam tubuh.

  • Penyakit lain

Penyakit asam urat juga bisa diawali dari adanya kondisi hipertensi atau darah tinggi, diabetes, sindrom metabolik, penyakit jantung dan ginjal.

  • Obat-obatan

Beberapa obat-obatan yang berhubungan dengan risiko asam urat, termasuk diuretic tiazid, aspirin dosis rendah, dan obat-obatan untuk mencegah penolakan pada orang yang mengalami transplantasi organ.

Meski berbahaya dan dapat menurunkan kualitas hidup penderitanya, asam urat adalah penyakit yang sebenarnya dapat dicegah. Beberapa tindakan sederhana yang bisa Anda lakukan untuk itu, di antaranya:

– Kurangi konsumsi makanan tinggi purin, seperti daging merah, makanan laut, kacang-kacangan, dan sayur hijau.

– Hindari minuman yang mengandung pemanis fruktosa seperti soda, dan minuman beralkohol.

– Lakukan olahraga secara rutin dan teratur, setidaknya sebanyak lima kali dalam seminggu dengan durasi 30 menit per hari.

– Pertahankan berat badan pada rentang ideal.

– Periksa kesehatan secara berkala ke klinik atau rumah sakit.

[Sumber : Liputan6.com]

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment