Kasus Korupsi Aceh Timur Terkesan Lamban Ditindak, Yunan Nasution; Kami Akan Buat Ramai Aceh Timur

Beritakita.co | Isu korupsi yang melanda Aceh saat ini sungguh mengejutkan publik, pasalnya Aceh dari dulu dikenal dengan menyandang gelar Serambi Mekah, namun sungguh miris rasanya ketika Daerah yang terkenal dengan Syariat Islam itu dinodai oleh oknum-oknum yang tamak, yang menghalalkan segala cara untuk memperkaya diri sendiri dan kelompoknya.

Seperti yang diungkapkan Ketua DPD II KPPHI  Aceh Timur, Yunan Nasution kepada media ini, pada Sabtu 21/07/2018. ” Koruptor adalah penyakit yang sangat berbahaya, bahkan lebih kotor dari kotoran apapun, namun saya sangat miris ketika para tersangka koruptor di Aceh Timur masih berkeliaran dan bahkan masih menduduki jabatan strategis sebagai Kepala Dinas.

Yunan juga mengutarakan kekecewaannya terhadap instansi Kejaksaan Negeri Idi, sebagai lembaga Penegak Hukum yang menjadi harapan masyarakat dalam menindak kejahatan, malah terkesan lamban menangani kasus tersebut, bahkan memakan waktu sampai bertahun-tahun.

“Kami sebagai pelapor sangat kecewa kepada Kejaksaan Negeri Idi, selain pengungkapan kasusnya yang terkesan lamban yang memakan waktu bertahun-tahun, malah saat ini para tersangka korupsi tersebut mendapat penangguhan penahanan,” tutur Yunan dengan rasa kecewa.

Aktivis muda itu juga menambahkan,” jika berbicara hak warga Negara, maka kami juga akan melakukan penangguhan penahanan secara masal kapada para tersangka yang saat ini di tahan oleh pihak Kejaksaan, janganlah terkesan hukum ini seperti parang yang tajam ke bawah tumpul ke atas, giliran masyarakat kecil berantem langsung ditahan, hanya mencuri rokok langsung ditahan, menghisap ganja sebatang dijebloskan ke penjara, dimana letak keadilan itu ?, jika dalam waktu dekat mereka belum ditangkap maka kami akan buat ramai Aceh Timur, ” tandas Yunan.

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment