Kematian Gajah Liar di Kebun PT. Bumi Flora Diduga karena Diracun

Beritakita.co | Tim Sat Reskrim Polres Aceh Timur melakukan identifikasi terhadap bangkai Gajah yang tewas di perkebunan karet milik PT. Bumi Flora, tepatnya di Desa Jambo Reuhat, Kecamatan Banda Alam, Kabupaten Aceh Timur, Jumat 13/07/2018.

Kapolsek Banda Alam, Iptu Zainir menerangkan bahwa pihaknya melakukan identifikasi terhadap seekor bangkai Gajah yang mati di area kebun karet milik PT. Bumi Flora itu diduga kuat karena di racun, dan sudah mati sejak tiga hari yang lalu.

“Diduga Gajah itu mati karena di racun, namun untuk lebih akurat kita harus menunggu hasil Nekropsi Tim Kedokteran BKSDA Aceh serta hasil labortorium,” terang Kapolsek.

Namun, Iptu Zainir juga mengatakan, pihaknya akan melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap matinya gajah tersebut dengan memeriksa saksi-saksi.

Informasi yang diterima Beritakita.co, Gajah yang mati tersebut berjenis kelamin Betina.

Sebelumnya Gajah yang mati di area kebun karet milik PT. Bumi Flora di Desa Jambo Reuhat, Kecamatan Banda Alam, Kabupaten Aceh Timur dilaporkan berjenis kelamin Jantan.

Namun setelah diidentifikasi lebih lanjut, oleh Tim BKSDA Aceh dan Tim Sat Reskrim Mapolres Aceh Timur serta Polsek Banda Alam, pada Jumat (13/07). Gajah tersebut berjenis kelamin Betina, dan Gading yang panjangnya 10 cm di mulut Gajah disebut “Caling” (Gading Gajah Betina).

“Gajah yang mati tersebut ternyata berjenis kelamin Betina dan bukan Jantan seperti yang dikabarkan sebelumnya. Dan Gading yang di mulutnya itu disebut Caling (Gading Gajah Betina).” Jelas Iptu Zainir Kapolsek Banda Alam saat dijumpai dilokasi matinya Gajah tersebut.

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment