Ilegal Logging Marak Terjadi di Aceh Timur, 30 Ton Kayu Diamankan

Beritakita.co | Tim Gabungan Sat Reskrim Polres Aceh Timur bersama Tim Ditreskrimsus Polda Aceh berhasil mengamankan lebih kurang 30 Ton kayu, hasil dari Ilegal Logging di pedalaman Kabupaten Aceh Timur tepatnya di Kecamatan Serbajadi, Lokop, pada Selasa 10 Juli 2018 lalu.

“Kami mendapatkan informasi bahwa di Kecamatan Serbajadi banyak terjadi Ilegal Logging. Saat Tim turun kelokasi ternyata benar 30 Ton kayu hasil Ilegal Logging berhasil diamankan,” kata Kapolres Aceh Timur AKBP Wahyu Kuncoro, SIK, MH melalui Kasat Reskrim AKP Erwin Satrio Wilogo, Jumat 13/07/2018.

Erwin mengatakan, jalur sungai merupakan media utama untuk mengangkut kayu tersebut dan kemudian baru di angkut melalui Truck.

“Yang pertama dibawa dulu melaui sungai dengan cara di rakit, kemudian baru diangkut kedalam Truck,” jelasnya.

Sebelumnya, Ketua KPPHI (Komite Pemantau Program Hutan Indonesia) Yunan Nasution, beberapa waktu lalu pernah mengatakan bahwa, rute atau lintasan Ilegal Logging dari Lokop dan Peunaron tersebut hanya ada 2 jalur, yakni jalur sungai dan jalur darat / jalan lintas.

“Rute untuk mengangkut hasil Ilegal Logging baik dari Lokop atau Peunaron itu hanya 2, yakni Sungai Peureulak-Lokop dan jalan lintas Peureulak-lokop,” ucap Yunan.

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment