Aceh Timur Targetkan Imunisasi MR Bisa Mencapai 95%

Beritakita.co | Campak dan Rubella adalah penyakit infeksi menular melalui saluran nafas yang disebabkan oleh virus. Anak dan orang Dewasa yang belum pernah mendapat imunisasi Campak dan Rubella atau yang belum pernah mengalami penyakit ini sangat beresiko tinggi untuk tertular.

Campak dapat menyebabkan komplikasi yang serius seperti Diare, Radang Paru-Paru (Pneumonia), Radang otak (Ensefalitis), Kebutaan, Gizi Buruk dan bahkan Kematian. Rubella biasanya berupa penyakit ringan pada anak, akan tetapi bila menular kepada ibu hamil, pada trimester pertama atau pada awal kehamilan, yang beresiko cacat pada bayi yang akan dilahirkan bahkan rentan terhadap keguguran.

Gejala penyakit Campak adalah demam tinggi, bercak merah pada kulit disertai dengan batuk, pilek dan mata merah (Konjungtivitis). Sedangkan gejala penyakit Rubella tidak spesifik apa-apa, bahkan bisa tanpa gejala. Gejala umum berupa demam ringan, pusing, pilek, mata memerah dan nyeri persendian, mirip dengan gejala flu. Tidak ada pengobatan untuk penyakit ini, tetapi penyakit dapat dicegah melalui imunisasi dengan vaksin MR.

Vaksin MR merupakan kombinasi vaksin Campak (Measles) dan Campak Jerman (Rubella) untuk perlindungan terhadap kedua penyakit tersebut. Vaksin MR juga telah mendapat rekomendasi dari WHO dan izin edar dari BPOM sehingga aman digunakan pada anak-anak. Selain itu, vaksin ini telah digunakan di lebih 141 Negara di Dunia.  Vaksin MR 95% efektif untuk mencegah penyakit Campak dan Rubella.

Imunisasi MR dapat diberikan untuk semua anak mulai dari usia 9 bulan, sampai dengan kurang dari 15 tahun selama kampanye imunisasi MR. Selanjutnya, imunisasi MR masuk dalam jadwal imunisasi rutin dan diberikan pada anak usia 9 bulan, 18 bulan, dan kelas 1 SD/sederajat menggantikan imunisasi Campak. Apabila anak sebelumnya telah mendapat imunisasi Campak dan MMR, maka tidak masalah apabila mendapat imunisasi MR. Tujuannya adalah untuk memastikan kekebalan penuh terhadap penyakit Campak dan Rubella.

Berdasarkan hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Aceh Timur saat ini sedang gencar-gencarnya melakukan kampanye imunisasi vaksin MR kepada seluruh lintas sektoral, hal tersebut sampaikan langsung oleh dr. Zulfikry, M. Kes pada saat melaksanakan Advokasi dan sosialisasi dalam rangka Kampanye Imunisasi vaksin MR di Aula Hotel Royal Idi pada Rabu, 11/07/2018.

“Untuk kegiatan ini, Pemerintah Aceh Timur menargetkan 95% seluruh usia 9 sampai 15 yang berada diseluruh Kabupaten, guna menghindari mengendapnya jenis virus tersebut bagi remaja dan generasi seterusnya, sebab dampak dari virus ini bisa mengakibatkan kebutaan dan lumpuh” ujarnya.

Oleh karenanya, peran aktif seluruh lintas sektoral dan masyarakat sangat dibutuhkan agar program kesehatan bagi seluruh masyarakat bisa mencapai pada hasil yang diinginkan,” tambahnya.

Pemberian Vaksin Imunisasi Campak (Measles) dan Rubella akan dilaksanakan pada Bulan Agustus sampai September mendatang, di 513 Gampong yang tersebar diseluruh Kabupaten Aceh Timur.

Acara sosialisasi ini dihadiri oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Setdakab Aceh Timur, M. Amin SH, MH serta para dokter Puskesmas dan Camat dengan menghadirkan narasumber yang berasal dari Dinas Kesehatan Provinsi Aceh, Kabid P2P, Dr. Abdul Fatah, MTPN.

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment