Lima Proyek SKK Migas Bakal Tingkatkan Produksi Nasional Termasuk di Aceh

Beritakita.co | Untuk meningkatkan produksi nasional, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mengungkapkan ada lima proyek yang bakal produksi tahun ini.

Kepala SKK Migas, Amien Sunaryadi mengatakan, kelima proyek tersebut akan menambah produksi migas sebesar 7.800 barel per hari untuk minyak dan 98 juta kaki kubik per hari untuk gas.

“Ada lima proyek yang mulai berproduksi di tahun ini,” ujar Amien di Jakarta.

Adapun kelima proyek hulu migas yang beroperasi, yaitu pengembangan lapangan gas Blok A Aceh oleh PT E&P Malaka dengan target berproduksi Juli 2018, optimalisasi fasilitas produksi Lica oleh PT. Medco E&P Indonesia diperkirakan akan beroperasi pada Oktober 2018.

Kemudian, proyek PT. Pertamina Hulu Energi Offshore West Java (ONWJ) yang ditargetkan Oktober 2018, pengaliran gas Temelat ke Gunung Kebang Stasiun oleh PT. Medco E&P Indonesia akan beroperasi Desember 2018, dan pembangunan pipa gas di lapangan Poeleng oleh PT. Pertamina EP.

Disisi lain, SKK Migas juga mencatat produksi siap jual (lifting) minyak dan gas bumi pada semester I/2018 mencapai 1,923 juta barel setara minyak (BOEPD) atau mencapai 96% dari target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2018 sebesar 2 juta BOEPD.

Rinciannya untuk lifting minyak bumi sebesar 771.000 barel per hari (BOPD) atau 96% dari target APBN 2018 sebesar 800.000 BOPD. Sementara realisasi lifting gas bumi sebesar 1,152 juta BOEPD atau 96% dari target APBN 2018 sebesar 1,2 juta BOEPD.

Adapun untuk target lifting pada 2018 ini diperkirakan tidak mencapai 2 juta BOEPD atau hanya tercapai 95%. “Berdasarkan outlook akhir tahun ini, lifting migas sebesar 1.891 juta barel setara minyak atau tercapai 95% dari target,” pungkas Amien.

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment