Warga Ancam Segel Proyek Tangki CPP Blok-A PT. Medco E&P Malaka

Beritakita.co | Konflik antar dua Perusahaan BUMN dan Perusahaan lokal di Aceh Timur, membuat situasi ricuh dan masyarakat setempat merasa dirugikan, Jumat 06/07/2018.

Kedua Perusahaan tersebut yakni PT. Barata Indonesia dan PT. Rakan Sejahtera, hingga kini masih berseteru terkait sisa kontrak yang diduga belum dilunasi oleh pihak PT. Barata Indonesia kepihak PT. Rakan Sejahtera senilai Rp 6 miliar, atas proyek pembuatan Tangki Minyak dan Gas sejumlah 12 unit, yang sudah rampung dikerjakan bahkan sudah dipergunakan pada proyek CPP Blok A, PT. Medco E&P Malaka.

Meskipun sudah ditengahi oleh pihak Mapolres Aceh Timur, dengan cara mediasi, pada Kamis (05/07), namun masih belum ada solusi damai antar kedua perusahaan tersebut, karena masing-masing perusahaan mengklaim mereka benar.

BACA JUGA : Perseteruan PT. Rakan Sejahtera Dan Barata Indonesia Belum Ada Titik Temu

Sementara itu, pihak dari masyarakat merasa sangat dirugikan atas perseteruan kedua perusahaan ini, karena warga setempat juga ada yang memasokkan barang dan jasa ke PT. Rakan Sejahtera atas proyek tersebut, namun sampai saat ini belum ada pembayaran karena pihak PT. Rakan mengaku juga belum dibayar oleh pihak PT Barata.

“Kami lihat hari ini tidak ada kejelasan pembayaran uang tersebut, kami tidak mau tau sebelum uang kami terbayar tangki itu tidak boleh digunakan”ujar Darwin salah satu warga yang hadir dalam acara mediasi di Mapolres Aceh Timur kemarin.

Ia menambahkan, pihak PT. JEC dan Medco juga harus harus bertanggung jawab atas permasalahan ini, karena mereka merupakan Mencon dari kedua perusahaan itu. Jika tidak, kami akan segel tangki tersebut agar tidak ada yang dirugikan,” pungkas Darwin.

Di hari yang sama saat awak media mewawancarai pihak Kepolisian, Wakapolres Aceh Timur selaku yang memediasi perseteruan antar kedua perusahaan, menanggapi serius ancaman warga tersebut, “Kita meminta kepada warga agar tidak gegabah dan main hakim sendiri akan hal itu, namun kita juga mengerti atas kekecewaan warga, jadi mulai besok (Hari ini-red) kita akan kirim anggota untuk terus memantau situasi di lapangan, dan mewaspadai segala kemungkinan yang terjadi,” ujar Kompol Apriadi.

Kontributor Aceh Timur : Zulkifly

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment