Tak Ingin Dibohongi? Periksa Tanda Kebohongan dari Wajah

Beritakita.co | Apa yang Anda rasakan ketika tahu dibohongi? Tentu saja sakit hati saat Anda sudah mempercayai sesuatu. Namun, mungkin akan beda cerita ketika Anda sudah mengetahuinya saat kebohongan itu dikatakan.

Jika tak mau termakan kebohongan orang lain, ada cara untuk mendeteksinya. Gestur kecil di wajah dapat menjadi tanda-tanda kebohongan yang bisa diketahui. Berikut yang perlu Anda ketahui tentang tanda kebohongan, melansir dari Business Insider.

  1. Mata bergerak ke kiri dan kanan

Reaksi psikologis saat berbohong adalah perasaan tidak nyaman. Ini akan berdampak pada pandangan mata yang bergerak ke kanan dan kiri secara berulang-ulang. Namun, biasanya hal ini terjadi dengan sangat cepat sehingga Anda perlu lebih memperhatikan dengan seksama.

  1. Mata mengedip cepat

Saat berbohong, orang cenderung stres menutupi kebohongan dirinya. Karena itu reaksi fisik yang ditimbulkannya adalah mengedipkan mata lebih cepat atau banyak dari biasanya. Jika normalnya adalah 5-6 kali per menit, jika berbohong bisa 5-6 kali lebih banyak.

  1. Menutup mata lebih lama

Orang yang berbohong cenderung menutup matanya lebih lama saat mengatakan kebohongan. Mata berkedip biasanya 0,1 sampai 0,4 detik, tetapi saat berbohong bisa hingga satu sampai dua detik.

  1. Melihat ke arah kanan

Jika orang yang dominan tangan kanan, mereka cenderung melihat ke arah kanan saat berbohong. Sebaliknya dengan orang kidal yang melihat ke arah kiri.

  1. Senyum palsu

Saat berbohong, orang cenderung untuk tersenyum. Meski demikian, senyum yang dihasilkan adalah senyum palsu karena tidak berdampak pada mata yang lebih menyipit.

  1. Menyentuh wajah

Berbohong seringkali menimbulkan reaksi fisik, seperti gatal, terutama pada wajah. Orang yang berbohong pun lebih sering menyentuh wajah untuk mengurangi gatalnya.

[Sumber : Liputan6.com]

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment