Konflik Gajah dengan Manusia, Siapa yang Disalahkan…?

Beritakita.co | Puluhan Gajah liar yang kabarnya hingga kini masih menguasai kebun milik warga di Dusun Alue Medang, Desa Seumanah Jaya, Kecamatan Ranto Pereulak, Kabupaten Aceh Timur sejak beberapa waktu yang lalu, Senin 02/07/2018.

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh, Sapto Aji Prabowo mengatakan, “Selama ini yang menjadi masalah pokok, yaitu adanya persinggungan antara kepentingan manusia akan lahan pertanian dengan habitat gajah, serta komoditas yang dipilih juga jadi makanan gajah, jadi saya fikir konflik tersebut akan terus terjadi,” ujar Sapto kepada Beritakita.co, Minggu (01/07).

BACA JUGA : Konflik Gajah dengan Warga Masih Terjadi di Aceh Timur

Ia juga menambahkan, ” Makanya barrier atau parit gajah itu menjadi kebutuhan yang sangat urgent untuk melerai konflik yang tidak bisa dirunding tersebut.”ujarnya.

Saat Awak Media menanyakan langkah Apa dari pihak BKSA dalam menangani masalah tersebut, Sapto mengatakan,”Itu diluar kewenangan kami karena hutan lindung, kami berharap para penegak Hukum bisa mengatasinya,”tandas Sapto.

Kontributor Aceh Timur : Zulkifly

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment