Konflik Gajah dengan Warga Masih Terjadi di Aceh Timur

Beritakita.co | Konflik Gajah dengan manusia hingga saat ini belum bisa dibendung, dikhawatirkan habitat hewan dilindungi tersebut menjadi terancam akibat dari konflik tersebut.

Puluhan ekor gajah liar memasuki dan mengamuk di kebun warga, tepatnya di Dusun Alue Medang, Desa Seumanah Jaya, Kecamatan Ranto Pereulak, Kabupaten Aceh Timur beberapa waktu yang lalu.

Sebanyak 26 ekor kawanan gajah liar itu sudah menguasai perkebunan sejak 23 Juni lalu, hingga kini masih bertahan dilokasi kebun yang sudah menghutan tersebut. Herannya, kawanan gajah itu enggan untuk pergi meskipun warga telah berupaya mengusirnya.

“Sudah satu minggu kawanan gajah itu bertahan disini, bahkan gajah tersebut sesekali mengamuk serta merusak berbagai tanaman palawija dan tanaman perkebunan milik warga” ujar Abdul Fuad yang merupakan warga setempat kepada media, Sabtu 30/06/2018.

Kita telah berupaya untuk mengusirnya, namun gajah itu tetap saja tidak mau menjauh,” tambahnya.

Kemudian kata Fuad, kejadian tersebut belum dilaporkan pada BKSDA Aceh. “Warga enggan melaporkan persoalan ini, karena sudah beberapa kali laporan terkait amukan gajah liar, namun tidak pernah digubris atau pun ditangani oleh pihak BKSDA Aceh,” kata Fuad yang mengaku kecewa.

Dia berharap agar pihak BKSDA mampu menjawab terkait konfliknya gajah liar dengan masyarakat ini, sehingga tidak ada pihak yang dirugikan, dan bisa terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.

Kontributor Aceh Timur : Zulkifly

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment