Bau Bagkai Paus di Aceh Timur, Mulai Ganggu Aktivitas Pekerja Tambak

Beritakita.co | Bau busuk bangkai paus di Kecamatan Nurussalam mulai mengganggu pekerja tambak di Desa Baroh Bugeng.

Perihal tersebut disampaikan M. Kasim Kepala Desa setempat kepada Beritakita.co pada Rabu 27/6/2018.

“Bau busuk ini sudah sangat mengganggu aktivitas masyarakat diseputaran terdamparnya bangkai paus ini, terutama pekerja tambak,” terangnya.

Menurutnya, jika angin laut sedang mengarah ke pertambakan masyarakat, bau busuk dari bangkai tersebut sudah dapat terasa dari jarak 1 Kilometer dari posisi terdamparnya paus tersebut.

“Kami berharap bangkai tersebut segera ditangani,” harap M. Kasim.

Lanjutnya, terkait permintaan biaya oleh masyarakat terhadap Tim BPSPL Padang yang merencanakan untuk membakar paus tersebut, ini diperuntukan untuk biaya oprasional.

“Benar sebagian masyarakat yang direncanakan terlibat dalam pembakaran paus ini meminta biaya oprasional, hal ini diperuntukkan untuk biaya makan, minum dan ongkos membawa Ban bekas yang akan dibawa ke lokasi,” terang M. Kasim.

Amatan Beritakita.co, Lokasi terdamparnya bangkai paus tersebut cukup jauh dari pemukiman warga, segala aktivitas masyarakat di Desa Baroh Bugeng tidak terganggung sama sekali.

Namun, yang sangat merasakan dampak dari keberadaan bangkai paus tersebut adalah pemilik dan pekerja tambak yang berada diseputaran lokasi terdamparnya paus tersebut.

“Sebagian tambak yang dekat dengan lokasi mati paus itu, sejak dua hari setelah terdampar paus itu tidak bisa dimasukkan air dari laut, akibat tercemar dengan minyak yang dikeluarkan oleh paus tersebut,” terang Adi (29) salah satu petugas tambak di Baroh Bugeng.

Disebutkan Adi, setidaknya lebih dari 50 tambak berada disini, namun hanya beberapa tambak saja yang dekat dengan lokasi yang sangat merasakan dampaknya.

Laporan Kontributor Aceh Timur : Abdul Jalil

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment