Andi Millian: Pilih Pemimpin Amanah, Bersatulah Demi Tercapainya Era Kejayaan Masyarakat Sumut

Beritakita.co | Menjelang pencoblosan 27 Juni 2018 tinggal menunggu beberapa jam kedepan yang akan dilakukan disetiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk menentukan nasib masyarakat 5 tahun kedepan, salah memilih pemimpin maka akan berakibat fatal untuk pembangunan bahkan kesejahteraan masyarakat.

Tidak hanya Sumatera Utara (Sumut), terdapat Pilkada Serentak tahun 2018 di 171 daerah di seluruh Indonesia yang melaksanakan Pilkada pada tahun 2018 ini.

Andi Millian salah satu tokoh pemuda asal Aceh kelahiran Medan yang telah lama tinggal di Kota Medan menyampaikan, bersatulah untuk memilih pemimpin yang bisa mengemban amanah adil, jujur, berani serta ikhlas untuk menuju era kejayaan, sehingga masyarakat Sumut bisa Sejahtera. Karena masyarakatlah sebagai pemilik suara sebagai penentu baik atau buruknya Sumut 5 tahun kedepan, jangan menggadaikan masa depan daerah kita dengan menerima uang haram untuk mencoblos kandidat Cagub dan Cawagub demi memuluskan keinginannya meraih kekuasaan pada Pilgub Sumut tahun 2018, “ungkapnya, saat ditemui di kediamannya, Selasa 26/06/2018 malam.

“Dengan menjual suaranya kepada para kandidat maka kerugiannya sangat luar biasa, apabila jika menang para suruhan kandidat inilah yang akan menikmati hasilnya, lebih baik diberikan hak pilih kepada kandidat yang dianggap telah memiliki prestasi serta memiliki segudang pengalaman dalam memimpin secara luas, pilihlah Cagub dan Cawagub yang memiliki sepak terjang yang handal serta tegas dalam menentukan nasib masyarakat Sumut, “ujar Tokoh pemuda asal Aceh ini.

Lanjut,”Jika masyarakat Sumut bersedia dibayar antara Rp.100 ribu untuk memilih calon Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Sumatera Utara maka Rp.100 ribu di bagi 5 tahun berarti Rp.20.000, kalau 1 tahun (Rp.20.000) : 12 bulan, = Rp.1.666, dan Rp.1.666, : 30 hari = Rp. 55.5,Jadi harga diri dari harga suara anda = Rp. 55.5/hari, lebih murah dari harga sebuah permen kembalian dari supermarket-supermarket serta itu pasti akan mencari penggantinya dengan menjual SDA dan menggadaikan APBD Sumut selama 5 tahun kedepan.

Ia juga berharap, agar masyarakat Sumut dapat mengawal Pilkada dengan baik serta melaporkan segera kemungkinan jika ada kecurangan yang terjadi, baik itu masing-masing Kabupaten/Kota dan tidak tertutup kemungkinan di TPS, “Tutupnya.

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment