Polisi Ringkus Kawanan Pencuri Berkedok Petugas BNN Gadungan


BERITAKITA.CO | Sat Reskrim Polresta Barelang berhasil menangkap tiga pelaku pencurian dengan kekerasan, yang sangat meresahkan warga, Rabu 30/05/2018 malam.

Ketiga pelaku yang berhasil ditangkap itu, Marlis Bin Umar Soib (38), Venta Panjaitan (22), dan Agustinus (40), di daerah Batuaji.

Pada saat dilakukan penangkapan, ketiganya terpaksa dilumpuhkan karena berusaha melawan petugas saat hendak ditangkap.

Kapolresta Barelang Kombes Hengki mengatakan, penangkapan terhadap tiga pelaku itu bermula dari laporan dua orang warga Batam, Senin (21/5) lalu. Dimana, dua warga, Muharimin dan Taslim memesan taksi online dari Tanjunguncang hendak pulang ke Seiharapan.

“Ketika sudah mendapat mobil, mereka berangkat kemudian dalam perjalanan diberhentikan oleh pelaku. Dua pelaku nunggu di dalam mobil dan satunya turun memberhentikan mobil dengan mengaku petugas BNN,” kata Hengki.

Salah seorang pelaku kemudian menyampaikan kepada sopir taksi online tersebut bahwa dua penumpang yang dibawanya pada saat itu adalah pengedar narkoba yang tengah mereka cari. Selanjutnya, pelaku membawa dua penumpang itu ke mobil rental yang digunakan oleh pelaku.

“Disana, dengan menggunakan senjata api jenis air soft gun dan alat penyetrum, pelaku mulai mengintimidasi dua korban. Mereka meminta korban untuk menyerahkan uang dan ponsel yang mereka bawa,” tuturnya.

Tidak hanya itu, para pelaku itu juga meminta pin ATM korban. Jika menolak, pelaku menyetrum korban dengan menggunakan alat setrum yang telah mereka bawa. Usai mengambil seluruh barang berharga korban, selanjutnya korban diturunkan para pelaku dikawasan Seipanas.

“Dari kasus itu, korban membuat laporan ke Polresta Barekang. Dari laporan yang kami terima, kami berhasil mengamankan tiga orang pelaku yang mempunyai peranan yang berbeda,” bebernya.

Selain mengamankan tiga pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti satu unit mobil yang digunakan saat beraksi, dua pucuk senjata jenis air soft gun, beberapa unit ponsel dan nomor polisi mobil palsu. Sejauh ini, para tersangka itu sudah melakukan aksinya selama 5 bulan.

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment