Alfian Tanjung Lolos dari Tuntutan JPU dan Divonis Bebas Hakim


BERITAKITA.CO | Pada sebelumnya, Alfian Tanjung dituntut tiga tahun penjara dan denda Rp100 juta oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) karena menuding kader PDIP sebagai PKI dinilai provokatif dan membangkitkan kebencian yang dapat mengubah persepsi publik.

Dan hari ini, Rabu (30/05/2018) Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menjatuhkan vonis bebas kepada Alfian Tanjung yang dijerat dengan delik ujaran kebencian.

Pesidangan tersebut dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Mahfudin saat pembacaan putusan, “Membebaskan terdakwa dari segala tuntutan hukum”ujarnya di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Dalam hal ini Hakim menyatakan, dakwaan terhadap Alfian, tentang tudingan banyaknya anggota Partai Komunis Indonesia di Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, tidak terbukti.

Sebelum vonis bebas hari ini, Alfian Tanjung didakwa oleh Jaksa telah melakukan ujaran kebencian, karena menyebut 85 kader PDIP sebagai PKI. Pernyataan ini disampaikan Alfian melalui akun Twitter-nya.

Tapi, Majelis Hakim menyatakan, perbuatan Alfian terbukti, tetapi bukan termasuk dalam perbuatan pidana. Dalam pertimbangannya, Hakim menyatakan Alfian Tanjung hanya menyalin tulisan dari salah satu media massa yang tidak diakui Dewan Pers. Sebelumnya Alfian dituntut melanggar pasal 29 ayat (2) UU 11/2008 tentang ITE.

“Menyatakan perbuatan terdakwa telah terbukti, namun bukan perbuatan pidana,” sebut Hakim Mahfudin.

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment