Antisipasi Paham Radikal, Pemda Diminta Awasi Ormas-Ormas Secara Intensif


BERITAKITA.CO | Banyaknya ormas-ormas diseluruh Indonesia, untuk mengawasinya Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo meminta kepada pemerintah daerah berperan aktiv melihat kegiatan-kegiatan organisasi kemasyarakatan (ormas) secara intensif.

Menurut Tjahjo Kumolo, bisa saja ormas-ormas yang sudah terdaftar tetapi ternyata memiliki paham yang radikal. “Harus mengawasi dan harus waspada,” ujarnya, Jumat 25/05/2018.

Tjahjo mengatakan, Pemda harus benar-benar membuka mata terhadap gerak-gerik ormas. Hal itu perlu dilakukan karena jumlah ormas ada begitu banyak, yakni mencapai 380.908 diseluruh Indonesia.

Dalam hal ini, Kemendagri tidak mampu jika harus mengawasi seluruh ormas tersebut tanpa bantuan Pemda. Apalagi, banyak juga ormas yang tidak terdaftar di Kemendagri namun tetap menjalankan kegiatannya.

“Kami-kan tidak bisa mengawasi 380 ribu ormas. Semua itu mendaftarnya di Pusat, tapi aktivitasnya-kan di daerah,” ucapnya.

Mendagri menilai pengawasan terhadap ormas merupakan bentuk deteksi dini penyebaran paham radikalisme dan terorisme. Menurutnya, satu ormas yang menyebarkan paham radikal saja bisa berdampak luas terhadap masyarakat.

Tjahjo menginstruksikan Pemda untuk mengoptimalkan jajaran yang dimiliki dalam melakukan pengawasan maupun pendidikan, misalnya Satpol PP.

Selain itu, sekretaris daerah juga harus menjalin koordinasi secara optimal dengan Camat, dan Camat-pun harus berkoordinasi dengan Lurah. “Lurah harus melihat warganya, Ketua RT/RW juga,” ujar Tjahjo.

Pemda-pun menurutnya harus bersinergi dengan lembaga lain seperti Kepolisian dan TNI. Menurut Tjahjo, semua pihak memiliki beban moral untuk sama-sama mengawasi ormas yang dapat mengancam keutuhan bangsa lantaran memiliki paham radikal.

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment