BNN Tembak Mati Bandar Narkoba Jaringan Malaysia


BERITAKITA.CO | Saat ditangkap melakukan perlawanan, bandar narkoba jaringan Malaysia-Indonesia ditembak mati petugas Badan Narkotika Nasional (BNN).

Dari hasil penangkapan tersebut, Deputi Bidang Pemberantasan BNN, Irjen Arman Depari mengatakan, total barang bukti sabu 37,5 kg dan extacy 9900 butir. Tersangka ada enam orang, 1 meninggal dunia,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa 22/05/2018.

“Ada enam tersangka yang diamankan dalam periode bulan April hingga Mei 2018 di wilayah Medan, Sumatera Utara dan Pekanbaru, Riau. Total barang bukti dari penangkapan itu sebanyak 37,5 kg dan extacy 9900 butir”tambah Arman.

Ia juga menjelaskan, pengungkapan kasus di Medan, Sumatera Utara. Yang berawal dari setelah BNN menerima info akan ada transaksi narkoba yang diselundupkan dari Malaysia ke Aceh akan dibawa ke Medan. Ketika transaksi di TKP BNN menangkap tersangka atas nama Raju dan Fatah. Dari tangan mereka disita narkoba jenis sabu-sabu yang dikemas dengan kemasan teh China seberat 30 kg.

” Saat dilakukan pengembangan, tersangka Fatah mencoba melawan petugas dan dilumpuhkan dengan tembakan, lalu dibawa ke rumah sakit namun naas nyawa Fatah tidak dapat diselamatkan,” kata Arman.

Selanjutnya, untuk penangkapan kasus di Pekanbaru, Riau. Lanjut Arman, jaringan itu dikendalikan seorang narapidana bernama Iwan dari Lapas Tembilahan. Ada tiga orang tersangka yang diamankan selain Iwan, yaitu Arianto, Michel dan Wina yang merupakan seorang istri dari Iwan. Petugas berhasil mengamankan barang bukti sabu sebanyak 7,5 kg dan extacy 9900 butir.

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment