Kasus Dugaan Korupsi Pembangunan Dermaga Sabang, KPK Periksa PT. NK


BERITAKITA.CO | Dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangunan dermaga bongkar di kawasan perdagangan bebas pelabuhan Sabang, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa PT. Nindya Karya sebagai tersangka korporasi.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Jumat (11/05/2018) mengatakan, PT. Nindya Karya diperiksa sebagai tersangka. Dan dalam pemeriksaan PT. NK, tiga orang telah hadir untuk menjalani pemeriksaan.

Pemanggilan PT. Nindya Karya sebagai tersangka sekitar pukul 10.35 WIB. “Tadi telah datang tiga orang, yaitu Haidar sebagai direksi, dan Muhamad Ibrahim dari bagian legal, serta Yunianto sebagai penasihat hukum,” jelas Febri.

Pada sebelumnya, KPK menetapkan dua korporasi BUMN, PT. Nindya Karya dan PT. Tuah Sejati sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan Dermaga Bongkar pada Kawasan Perdagangan Bebas dan pelabuhan bebas Sabang yang dibiayai APBN tahun 2014-2011.

Penetapan dua korporasi tersebut merupakan pengembangan dari penyidikan perkara dengan para tersangka dalam kasus yang sama. Diduga dua korporasi tersebut melakukan penyimpangan dalam pengerjaan proyek. Nilai proyek dalam kasus ini sekitar Rp 793 miliar dengan nilai kerugian negara sekitar Rp 313 miliar.

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment