Vladimir Putin Resmi Dilantik Jadi Presiden Rusia, Ini Keuntungan Indonesia

BERITAKITA.CO | Setelah menang telak pada Pemilu Rusia Maret lalu, Vladimir Putin dilantik sebagai Presiden Rusia untuk keempat kalinya, untuk masa jabatan enam tahun, Senin 08/05/2018.

Dalam sumpahnya, Vladimir Putin mengatakan, untuk melayani, melindungi hak dan kebebasan rakyatnya, serta membela kedaulatan Rusia. “Seluruh hidup saya akan didedikasikan untuk melayani rakyat dan Tanah Air,” Ujar Putin, seperti dilansir dilaman CNN.

Pidato singkatnya dihadapan undangan yang hadir, Putin berjanji memulihkan kekuatan, kemakmuran, dan kemuliaan Rusia, serta mengatakan perannya adalah tugas suci.

Putin dilantik sebagai Presiden dua bulan setelah lebih dari 70 persen pemilih mendukungnya dalam pemilihan Presiden pada 18 Maret 2018.

Untuk diketahui, pemilihan Presiden diikuti oleh tujuh kandidat, termasuk Vladimir Putin sebagai inkumben. Putin unggul setelah mendapatkan 76,69 persen suara.

Sementara itu, Duta Besar RI untuk Rusia, Wahid Supriyadi optimistis dengan masa depan hubungan Indonesia-Rusia pasca pelantikan Presiden Vladimir Putin untuk masa jabatan keempat kalinya. Optimisme Dubes Wahid itu disampaikan ditengah rencana kunjungan Presiden Putin ke Jakarta tahun ini.

Dalam hubungan bilateral perdagangan, menurut Dubes Wahid, Indonesia menikmati surplus dengan Rusia. “Surplus kita nilainya US$1,6 miliar,” katanya.

Produk-produk yang menjadi andalan ekspor Indonesia antara lain mesin-mesin yang tidak diproduksi di Rusia, seperti mesin peralatan kosmetik serta minyak sawit. Adapun teh dan kopi menjadi komoditas primadona baru bagi ekspor Indonesia ke Rusia. “Teh, kopi meningkat 113 persen,” kata Dubes Wahid.

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment