Kasus Dugaan Penodaan Pancasila Rizieq Shihab Sudah Diterbitkan SP3

BERITAKITA.CO | Polda Jawa Barat menerbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) atas kasus penodaan Pancasila dengan tersangka Imam Front Pembela Islam, Muhammad Rizieq Shihab.

Menanggapi hal itu, Pengacara Rizieq, Sugito Atmo Prawiro langsung mendatangi Bareskrim Mabes Polri untuk mengambil barang bukti perkara tersebut.

“Adapun barang bukti yang diambil menyangkut masalah Habib kemarin, termasuk thesis Habib tentang Pancasila dan isi ceramah seutuhnya, sementara yang diajukan di Polda Jabar kan video Youtube cuma dua menit,” ujar Sugito, Jumat 04/05/2018.

Menurut Sugito, penghentian penyidikan ini lantaran laporan itu dianggap tak memenuhi unsur pidana. Selain itu, polisi juga tak menemukan unsur mens rea atau niat jahat atas ceramah Rizieq.

Sugito menilai ceramah Rizieq masih wajar dan hanya mengkritik permasalahan Pancasila. Dalam ceramahnya, Rizieq menyebut ‘Pancasila Soekarno Ketuhanan ada di pantat, sedangkan Pancasila Piagam Jakarta Ketuhanan ada di kepala’.

“Ini-kan ceramah biasa dan itu mengkritisi masalah Pancasila. Kalau mengkritisi Pancasila, itu BPUPKI dulu juga dikritisi,” ujarnya.

Pada sebelumnya, Rizieq ditetapkan sebagai tersangka setelah Polda Jawa Barat menerima limpahan laporan Sukmawati Soekarnoputri dari Bareskrim Polri. Sukmawati menuding Rizieq melontarkan kata-kata yang tidak pantas terkait Pancasila dan aduannya diterima dalam lapiran bernomor LP/1077/X/2016/Bareskrim.

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment