Kasat Lantas Aceh Selatan Cegah Wartawan Meliput Razia, Kapolres Diminta Klarifikasi

BERITAKITA.CO | Oknum polisi mencegah bahkan melarang wartawan meliput razia yang dilakukan Satlantas Polres Aceh Selatan, hal ini patut disayangkan dan tidak boleh terjadi. Pasalnya, tugas wartawan dilindungi undang-undang pers tahun 1999 harus dipahami semua pihak, apalagi polisi sebagai penegak hukum.

Berawal ketika salah satu wartawan yang sedang melintas di jalan T. Ben Mahmud, melihat ada pihak Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Aceh Selatan melakukan razia “Patuh Rencong 2018″ sedang melakukan razia yang dipimpin oleh Kasat Lantas Polres Aceh Selatan pada, Sabtu 28/04/2018.

Asrulliadi salah seorang awak media mengatakan, “ Ketika saya melintas di jalur kiri arah Kecamatan Samadua, saya melihat ada razia diarah kanan tepatnya didepan kantor statistik, saat itu saya langsung berhenti dan meliput kegiatan Satlantas Polres Aceh Selatan, karena itu adalah tugas saya selaku wartawan, “ katanya.

Sedang asik mengambil gambar ketika pihak kepolisian sedang menghentikan sejumlah mobil pick up yang membawa rombongan anak Sekolah untuk berlibur dalam rangka perpisahan tiba-tiba dihentikan. Dan Kasat Lantas AKP Wiet Dasmara memanggil saya yang sedang menjalankan tugas jurnalis, “Sini kamu dulu ngapain kamu liput, ada mintak izin kamu dengan saya, mana id card mu.? Asrulliadi yang sedang menjalankan tugas jurnalistik mengatakan, “ Ada pak sebentar pak ini id card saya pak. Lanjut AKP Wiet Dasmara, “ kamu kalau mau meliput harus mintak izin dulu dengan saya, “ katanya.

Asrul menambahkan, saya liput ini adalah bagian dari tugas saya selaku wartawan, dan itu jelas diatur dalam undang-undang pers jadi bapak tidak boleh seperti itu dengan teman media karena ini adalah bagian tugas saya yang di atur dalam undang-undang pers.

Selanjutnya, AKP Wiet Dasmara menambahkan, “ Ia saya tau tetapi kalau kamu masuk rumah orang harus permisi dulu, jangan betengkar kita satu Kampong (Tapaktuan) saya tau kamu anak mana, “ katanya.

Selanjutnya, Asrulliadi mengatakan jangan bertengkar disini pak malu dilihat orang, namun Kasat Lantas tersebut tidak menghiraukannya. Selama ini saya menjalankan tugas seorang wartawan ketika meliput razia, saya tidak pernah mintak izin pak karena ini adalah hal yang positif dan bagus untuk bapak, kebetulan saya lewat saya lihat ada razia ya saya liput karena itu memang tugas saya seorang jurnalis. Nanti saya wawancara bapak juga terkait razia pada hari ini, “kata Asrul kepada Kasat Lantas Aceh Selatan.

Namun, Kasat Lantas tetap bersikukuh dengan stetmen dia, “ katanya.

Saya tidak paham mengapa Kasat Lantas tidak menginginkan untuk diliput oleh teman-teman media, seharusnya pihak kepolisian harus bersinergi dengan teman-teman media. Bukan seperti ini, “ papar Asrul.

Dalam hal ini, saya meminta klarifikasi Kapolres Aceh Selatan AKBP Dedy Sadsono, ST terkait kejadian ini sudah sesuai dengan Standard Operating Procedur (SOP) Polres Aceh Selatan dalam menjalankan tugas kepolisian, “ tutupnya.

Kontributor Aceh Selatan : Asrulliadi

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment