Ini Tuntutan Para Buruh Di May Day 2018

BERITAKITA.CO | Untuk memperingati Hari Buruh Internasional pada 01 Mei 2018 mendatang, Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) akan menyuarakan beberapa tuntutan kepada pemerintah.

Dalam hal ini, Ketua KSPI Said Iqbal mengatakan, tuntutan pertama adalah pencabutan Perpres Nomor 20 Tahun 2018 yang mengatur mengenai Tenaga Kerja Asing (TKA).

Said menilai, Perpres ini bisa menambah kendala masyarakat untuk mendapatkan pekerjaan di negerinya sendiri.

“Perpres itu bisa mendorong peningkatan investasi asing. Namun, kami khawatir Perpres ini menghasilkan dampak buruk dalam jangka panjang,” kata Said, Jumat 27/04/2018.

Said menyebut, para buruh juga akan menuntut diturunkannya harga beras, listrik, dan bahan bakar minyak (BBM).

Mengapa BBM bersubsidi minta diturunkan meski harganya tidak naik. Menurut para buruh, karena volume BBM malah dikurangi. Hal ini membuat masyarakat beralih menggunakan BBM nonsubsidi yang harganya justru naik.

“Tuntutan ketiga, kami menolak upah murah, hapus outsourcing dan mendeklarasikan Presiden 2019 yang pro akan kebijakan buruh,” papar Ketua KSPI.

Aksi turun ke jalan ini, untuk menyuarakan berbagai tuntutan buruh, nanti akan dilakukan di depan Istana Kepresidenan, selanjutnya berjalan kaki menuju Kompleks Stadion Gelora Bung Karno”katanya.

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment