Polisi Ringkus Jaringan Narkoba Aceh-Jakarta

BERITAKITA.CO | Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya berhasil meringkus enam orang jaringan narkoba Aceh – Jakarta. Dari penangkapan tersebut, ditemukan barang bukti sebanyak 142,8 kg narkoba jenis ganja.

Adapun para tersangka yang berhasil diamankan, XL alias IBR, HT alias HR, NSN alias PC, JV alias YF, FS alias MBI dan DN alias OT.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono mengatakan, penangkapan tersebut hasil dari pengembangan penangkapan pada 28 Agustus 2017 lalu, atas dua tersangka berinisial SD dan HSB di Rest Area Tol Merak.

“Setelah dilakukan pengembangan kami mendapat informasi ada pengiriman ganja jaringan Aceh-Jakarta,” ujarnya di Mapolda Metro Jaya, Selasa 24/04/2018.

Saat dilakukan penangkapan, HSB tewas setelah melakukan perlawanan. Dari keduanya didapati sebanyak 225 kilogram ganja”jelas Argo.

Penangkapan kembali dilakukan pada 13 Oktober 2017 terhadap empat orang berinisial SS alias AG, SR alias RZ, GSW alias GR dan YL alias JL. Dalam penangkapan itu JL melakukan perlawanan dan terpaksa ditembak.

Dari penangkapan itu didapati 386 kg ganja yang disembunyikan di dalam dinding depan bak truk yang sudah dimodifikasi”tambah Argo.

Lanjut Argo, setelah mendapatkan informasi tersebut pihaknya melakukan penyelidikan ke Sumatera Utara pada awal April 2018. Penangkapan-pun kembali dilakukan pada 9 April 2018 dengan seorang sopir berinisial HT alias HR yang membawa 142,8 kg ganja di dalam truknya.

“Tersangka HT menerangkan bahwa ganja tersebut berasal dari daerah Indrapuri Banda Aceh dan dikendalikan oleh ZL alias IBR. Saat dilakukan pencarian ternyata ZL sudah ditangkap oleh Kejaksaan Negeri Lampung berkaitan hasil sidang kasasi perkara narkotika jenis ganja juga,” tuturnya.

Kemudian, Argo mengatakan pada Kamis (19/4) lalu, pihaknya melakukan penangkapan PC, YF, MBI dan OT di depan kantor Samsat Karawang, Jawa Barat.

“Dari keterangan para tersangka penerima ganja tersebut dikendalikan oleh NC, JY yang berada di LP Cipinang,” ucapnya.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat 2 Juncto Pasal 132 ayat 1 subsider Pasal 115 ayat 2 Juncto Pasal 132 ayat 1 lebih subsider Pasal 111 ayat 2 Juncto Pasal 132 ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment