Anggota DPRK Dan LSM Kecam Pembangunan Jalan Tapaktuan Tidak Sesuai Spek

BERITAKITA.CO | Peningkatan/Pembangungan jalan di Gampong Batu Itam Kecamatan Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan mendapat kecaman dari anggota DPRK Aceh Selatan H. Ramli Jakfar.

H. Ramli Jakfar selaku masyarakat Batu Itam yang juga salah seorang anggota DPRK Aceh Selatan dari Partai Demokrat, menduga proyek pembangunan jalan disekitar Gampong Batu Itam dikerjakan tidak sesuai spek oleh pihak kontraktor. Pasalnya, pada pekerjaan pembangunan jalan tersebut tidak menggunakan base coast yaitu justru menggunakan kerikil biasa, dan kualitas aspal-nya yang tidak bagus terlalu banyak mengandung miyak tanah sehinga tidak merekat, “ katanya.

Demi meraup untung besar, pihak rekanan terkesan asal mengerjakan proyek tersebut tanpa memperhatikan mutu dan kualitas pekerjaan. Bahkan, saya menduga kuat, proyek itu tidak sesuai dengan spesifikasi kerja (spek) sebagaimana tertuang dalam kontrak kerja, “ kata H. Ramli Jakfar kepada awak media, Senin 23/04/2018.

Berdasarkan hasil investigasi LSM Lembaga Independen Bersih Aceh Selatan (Libas) dilapangan, yaitu Gampong Batu Itam dan Gampong Batu Merah, terpantau tidak memperhatikan temperatur suhu aspal hotmix yang akan dihampar. Nantinya jalan tersebut cepat mengalami kerusakan, dan kualitas aspal terlalu banyak mengandung miyak tanah sehingga kualitas perekat aspal tidak terlalu merekat, “ katanya.

Base coast yang digunakan untuk jalan tersebut sangat kasar sehingga sangat terlihat pada permukaan jalan yang di aspal tidak rapi pada permukaan atas. Selanjutnya, pada suhu aspal temperatur aspal hotmix sangat menentukan mutu dan kualitas pekerjaan pengaspalan jalan. Apabila rekanan kontraktor tidak memperhatikan suhu aspal pada saat mau dihampar dan apabila aspal tersebut terlalu banyak mengandung miyak tanah maka dapat dipastikan jalan tersebut cepat mengalami kerusakan, “ katanya.

Pada rentang suhu 85-150 derajat celcius, umumnya aspal cukup encer, dalam proses pengolahan aspal berperilaku seolah pelumas atau pelincir diantara butiran kerikil atau agregat dalam campuran aspal panas (hotmix). Jadi, adonan atau campuran aspal panas dan batu agregat harus diolah pada rentang suhu ini, “ Tambahnya.

Kemudian, pada suhu tertentu, campuran aspal tersebut harus segera dihampar kepermukaan jalan yang hendak dilapisi untuk selanjutnya dipadatkan dengan jumlah lintasan alat penggilas yang memadai, supaya nantinya aspal tidak mudah hancur, penggilasan untuk pemadatan harus selesai sebelum aspal mendingin dibawah suhu 85 derajat celsius atau sesuai jenis aspalnya. Pada suhu tersebut, penghamparan dan penggilasan aspal akan sulit dilakukan. Jika penggilasan masih diteruskan dibawah suhu ini, maka sesama batu agregat dalam campuran aspal sudah mulai melekat dan tidak mampu lagi bergerak mencari.

Kontributor Aceh Selatan : Asrulliadi

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment