India Berlakukan Hukuman Mati Bagi Pemerkosa Anak Dibawah 12 Tahun

BERITAKITA.CO | Kabinet Pemerintah India telah menyetujui penerapan hukuman mati bagi para pemerkosa anak di bawah usia 12 tahun. Keputusan ini muncul setelah ada tekanan publik terhadap pemerintah untuk bertindak terhadap berbagai kasus pemerkosaan brutal di negara itu.

Dalam sepekan terakhir, protes massa pecah di India sebagai reaksi atas dua kasus pemerkosaan brutal. Salah satunya adalah kasus pemerkosaan dan pembunuhan terhadap Asifa Bano, gadis Muslim berusia 8 tahun, oleh delapan pria Hindu yang memicu ketegangan dan gesekan agama.

Dalam hal ini, Perdana Menteri Narendra Modi, Kabinet India (Union Cabibet) mengeluarkan perintah eksekutif untuk mengubah kode kriminal selama rapat darurat, Sabtu 21/04/2018.

Dalam rapat itu, disetujui bahwa mereka yang dihukum karena menganiaya anak-anak dibawah 12 tahun akan menghadapi hukuman mati. Selain itu, pelaku kriminal yang memperkosa anak-anak dibawah usia 16 tahun juga akan menghadapi hukuman yang lebih ketat.

Seperti dikutip dari Times of India, rapat kabinet itu disetujui bahwa hukuman minimum akan berlipat ganda, dari 10 tahun menjadi 20 tahun penjara.

Amandemen ini juga berusaha untuk memperkenalkan hukuman penjara yang lebih lama untuk pemerkosa perempuan, yakni dari tujuh hingga 10 tahun penjara menjadi hukuman penjara seumur hidup.

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment