Wakil Komisi II DPR RI Sebut PT. CA Tabrak Undang-Undang

BERITAKITA.CO | Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Agus Hermanto menegaskan kita akan melakukan rapat gelar pendapat dengan Kepala BPN dan khususnya Menteri Agraria terkait perihal konflik HGU PT. CA yang terjadi di Kecamatan Babahrot Abdya.

Untuk itu, kita perlu melakukan dan membahas secara tuntas soal perihal HGU PT. CA, sebab hal ini kombinasinya sangat tinggi jika kita tidak menyelesaikan secara cepat akan dikhawatirkan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,”Tegas Agus Hermanto, Senin 16/04/2018 di Jakarta.

Saat bersamaan, juga disampaikan Wakil Komisi II DPR RI, Nihayatul Mahfiroh mengatakan, soal luas wilayah di Indonesia hal ini sering kali terjadi di daerah.

Oleh sebab itu, kita perlu mendengar masukan-masukan dari masyarakat, apalagi tadi kita sudah mendengar langsung dari Bupati Abdya, perwakilan masyarakat dan DPRK, ternyata ada beberapa pasal dan undang-undang yang telah dilanggar.”katanya Nihayatul.

Selain itu, dikatakannya data ini sudah kita terima dan kita akan melihat lagi pelanggaran-pelanggaran apa yang sudah ditabrak, dengan itu kita bisa simpulkan untuk tahapan proses selanjutnya,”ujarnya.

Selanjutnya, kita akan memanggil Kepala BPN dan Menteri Agraria untuk melihat lebih detil lagi bagaimana sebenarnya duduk permasalahan, sebab kita sudah mendengar satu sisi dari masyarakat dan pemerintah. Artinya, kita bisa mengambil langkah dengan tepat,” ucapnya.

“Kita berharap tanah negara seharusnya bisa mensejahterakan masyarakat dan juga harus memberikan yang baik serta manfaat kepada masyarakat, tentu hal ini akan memberikan semangat pada kita dalam melayani masyarakat” tuturnya.

Pada kesempatan itu, undang-undang kita jelas disebutkan bahwa mereka telah menelantarkan lahan selama 30 tahun, apalagi Gubernur Aceh bersama Pemerintah Abdya telah mengeluarkan surat terkait tidak akan memperpanjang lagi HGU PT CA.

Sementara itu, Bupati Abdya, Akmal Ibrahim SH mengatakan, berbagai keinginan masyarakat Abdya kami terus memperjuangkan, kami sudah bercita-cita lahan ini menjadi sawah. Apalagi sesuai dengan nawacita Presiden.

“Ya, kami ingin lahan ini menjadi sawah,”ucap Akmal.

Kontributor Aceh Barat Daya (Abdya) : Mustafarudin

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment