Dua Tahun Menjabat, Presiden Myanmar Mengundurkan Diri

BERITAKITA.CO | Presiden Myanmar, Htin Kyaw setelah dua tahun menjabat, mengundurkan diri pada Rabu 21/03/2018.

Presiden Myanmar, Htin Kyaw, mengundurkan diri pada 21 Maret 2018,” demikian pernyataan resmi dari kantor kepresidenan Myanmar yang dilansir dari AFP.

Reuters melaporkan bahwa melalui pernyataan tersebut, kantor kepresidenan juga menyatakan bahwa Htin Kyaw mengundurkan diri untuk beristirahat dari tugas dan tanggung jawabnya saat ini. Berdasarkan konstitusi Myanmar, Wakil Presiden U Myint Swe mengambil alih jabatan Presiden hingga parlemen memilih pengganti resmi.

Konstitusi Myanmar menetapkan bahwa pelaksana tugas presiden harus memerintahkan kepala parlemen untuk menunjuk pengganti tetap dalam kurun waktu tujuh hari.

“Sesuai dengan Konstitusi Myanmar Pasal 73 (b), prosedur akan dijalankan untuk mengisi posisi Presiden dalam waktu tujuh hari kerja,” tulis kantor presiden Myanmar.

Hingga saat ini, belum ada spekulasi nama calon pengganti Htin Kyaw, orang yang disebut-sebut ditunjuk menjadi Presiden karena dekat dengan Aung San Suu Kyi, ketua Liga Nasional Demokrasi (NLD), partai yang memenangkan pemilu dua tahun lalu.

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment