Diduga Atur Skenario Pelarian Setnov, Bimanesh Sutarjo Resmi Jadi Tersangka

BERITAKITA.CO | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan Dokter Rumah Sakit Medika Permata Hijau, Jakarta, Bimanesh Sutarjo, pada malam hari ini. Bimanesh mengenakan rompi tahanan KPK setelah diperiksa penyidik KPK selama ‎13 jam.

Bimanesh sendiri ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Pomdam Jaya, Guntur, Jakarta Selatan.‎ Bimanesh ditahan untuk masa penahanan pertamanya selama 20 hari kedepan guna proses penyidikan.

“Bimanesh ditahan di Rutan Guntur untuk 20 hari pertama,” kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, Sabtu 13/01/2018.

Bimanesh rampung menjalani pemeriksaan perdananya sebagai tersangka sekitar pukul 22.40 WIB. Saat keluar dari Gedung KPK, Dokter Spesialis Penyakit Dalam itu mengenakkan rompi orange dan langsung memasuki mobil tahanan.

Pada sebelumnya, KPK telah menetapkan pengacara Fredrich Yunadi dan Dokter Rumah Sakit Medika Permata Hijau, Jakarta, Bimanesh Sutarjo sebagai tersangka. Keduanya ditetapkan tersangka terkait dugaan menghalangi proses penyidikan perkara korupsi e-KTP, dengan tersangka Setnov.

Diduga, ada skenario jahat yang dilakukan oleh Fredrich Yunadi dan Dokter Bimanesh untuk mengamankan Setnov pada saat mantan Ketua DPR RI tersebut menjadi buronan KPK atas kasus dugaan korupsi e-KTP yang menyeretnya.

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment