Donald Trump Ancam Hentikan Bantuan Ke Palestina

BERITAKITA.CO | Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam untuk menahan bantuan bagi Palestina, karena mereka tidak lagi mau diajak berdialog soal perdamaian dengan Israel. Ancaman Trump yang disampaikan lewat akun Twitternya itu dilakukan setelah dia melanggar berbagai hukum internasional, dengan mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel.

Trump menyatakan, Washington mengucurkan dana ratusan juta dolar bagi Palestina setiap tahunnya, tapi tidak dihargai atau dihormati. “Mereka bahkan tidak mau menegosiasikan sebuah perdamaian yang lama tertunda dengan Israel, dengan warga Palestina tidak lagi ingin berbicara damai, mengapa kita harus memberikan bantuan yang besar lagi kepada mereka” cuit Trump, Selasa 02/01/2018.

Kicauan Trump tersebut, menyusul rencana yang diungkapkan Duta Besar Amerika Serikat untuk Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) Nikki Haley sebelumnya bahwa AS akan menghentikan pendanaan bagi badan-badan PBB yang memberikan bantuan kemanusiaan untuk pengungsi Palestina.

Pasca pengakuan Trump atas Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel dan rencana pemindahan kedutaan AS dari Tel Aviv ke Yerusalem, hubungan Palestina dan Washington memburuk. Seluruh dunia mengecam Trump lewat Resolusi Majelis Umum PBB yang disahkan 21 Desember lalu dengan dukungan 128 negara. Meski sebelumnya AS mengancam bakal menghentikan bantuan bagi negara-negara penyokong resolusi yang tidak mengikat itu.

Pada sebelumnya, Presiden Palestina Mahmoud Abbas menyebut keputusan Trump soal Yerusalem sebagai kejahatan terbesar dan pelanggaran hukum internasional. Abbas menyatakan, Amerika Serikat tidak lagi diterima sebagai mediator perdamaian di Timur Tengah karena mendukung Israel.

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment